Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Bandara I Gusti Ngurah Rai Sumbang Trafik Tertinggi

Nataru 2019, AP I Layani 4,6 Juta Penumpang

Selasa, 8 Januari 2019 18:49 WIB
Suasana Bandara I Gusti Ngurah Rai pada masa Nataru 2019. (Foto: Bali Travel News)
Suasana Bandara I Gusti Ngurah Rai pada masa Nataru 2019. (Foto: Bali Travel News)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I tercatat melayani 4,6 juta penumpang sepanjang libur Natal dan Tahun Baru 2019 lalu. Angka ini berdasarkan perhitungan selama 18 hari, terhitung 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019 di 13 bandara yang dikelola AP I.

Secara persentase, angka ini turun 7,8 persen dibanding trafik libur Natal dan Tahun Baru 2018 yang hanya 4,97 juta penumpang. Namun, penghitungan tersebut diukur dalam kurun waktu 22 hari, mulai 18 Desember 2017 hingga 8 Januari 2018.

Baca juga : Pengaduan Warga Lebih Banyak Lewat Akun Twitter

Tahun ini, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali menjadi penyumbang trafik tertinggi dengan melayani 1,24 juta penumpang, atau tumbuh 18,5 persen dibandingkan periode sebelumnya yang hanya 1,04 juta penumpang.

Puncak kedatangan penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali terjadi pada 22 Desember 2018. Tercatat 74.611 penumpang datang dan berangkat, menggunakan 484 pesawat udara. Sedangkan puncak arus balik penumpang yang melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, terjadi pada 3 Januari 2019. Tercatat ada 72.663 penumpang, yang melalui bandara ini dengan menggunakan 476 penerbangan.

Baca juga : Jokowi: Jangan Sampai Terlena

“Bali masih menjadi destinasi favorit bagi wisatawan dalam negeri maupun mancanegara, untuk berlibur selama Natal dan Tahun Baru. Sehingga, trafik di Bandara I Gusti Ngurah Rai masih tumbuh sedemikian tinggi," jelas Direktur Utama AP I Faik Fahmi.

Dijelaskan, penurunan trafik penumpang di beberapa bandara AP I antara lain karena Jalan Tol Trans Jawa telah dioperasikan, harga tiket yang cukup tinggi, dan semakin banyaknya pilihan moda transportasi lain. "Selain itu, juga ada kekhawatiran sebagian masyarakat untuk melakukan perjalanan udara, akibat beberapa peristiwa bencana alam yang terjadi di beberapa daerah, dan insiden kecelakaan transportasi udara di tahun 2018," imbuh Faik.

Baca juga : BI Dan Kemenkeu Kompak Pelototin Devisa Ekspor

Pada kesempatan yang sama, Faik juga mengapresiasi dukungan penuh yang diberikan seluruh personel, sehingga pelaksanaan Posko Natal dan Tahun Baru 2019 di 13 bandara AP I berjalan baik dan lancar. Baik dari internal AP I ataupun stakeholders terkait seperti Kantor Otoritas Bandar Udara, TNI, Polri, Perum LPPNPI, Basarnas, BMKG, Kantor Kesehatan Pelabuhan, maskapai penerbangan, ground handling, serta pihak-pihak lain yang terlibat. 

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan dan kerja sama semua pihak, yang telah berhasil menciptakan operasional bandara yang mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan selama pelaksanaan Posko Natal dan Tahun Baru 2019 di seluruh bandara yang kami kelola,” ujar  Faik. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.