Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tekankan Pentingnya Hilirisasi
Jokowi: Nilai Tambah, Nilai Tambah, Nilai Tambah, Itu Harus Dikejar
Kamis, 7 Desember 2023 13:27 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi menekankan kembali pentingnya hilirisasi, dalam pengelolaan kekayaan alam negara. Karena hilirisasi terbukti mampu memberikan nilai tambah yang tinggi.
Terbukti, tahun 2017 - sebelum memasuki era hilirisasi -, nilai ekspor nikel Indonesia berada di angka 3,3 miliar dolar AS.
Baca juga : Tandai Perjuangan Hilirisasi Jokowi, Prabowo-Gibran Ke KPU Naik Bus Listrik
Namun, begitu masuk ke hilirisasi, angkanya loncat menjadi 33,8 miliar dolar AS pada tahun 2022.
"Lompatannya berapa berarti? Melompat sangat tinggi sekali. Itu baru satu atau dua turunan. Kalau nanti turunannya semakin banyak, apalagi masuk ke EV battery, peningkatannya pasti akan sangat tinggi sekali. Apalagi, masuk ke electric vehicle, akan melompat tinggi sekali," papar Jokowi dalam acara Rapat Koordinasi Investasi Nasional 2023 di Jakarta, Kamis (7/12/2023).
Baca juga : Kebebasan Beragama Harus Terus Dilindungi
“Inilah yang bolak-balik saya sampaikan. Nilai tambah, nilai tambah, nilai tambah. Itu harus dikejar," pesan Jokowi mewanti-wanti.
Terkait hal tersebut, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menegaskan, kebijakan hilirisasi yang dicanangkan oleh pemerintah harus terus berjalan demi kemandirian ekonomi dan kedaulatan negara.
Baca juga : Tekankan Pentingnya Literasi Saham, Bank DKI Dirikan Galeri Investasi Digital
"Inilah yang disebut dengan kedaulatan negara, kemandirian ekonomi. Kalau masih berpikir mengirim raw material, itu sama saja kita masih dalam dunia penjajahan," ujar Bahlil usai pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Investasi 2023 di Jakarta, Kamis (7/12/2023).
Untuk diketahui, realisasi investasi di sektor hilirisasi sepanjang Januari hingga September 2023, telah mencapai Rp 266 triliun. Atau mengakup 25,3 persen dari total realisasi investasi di sepanjang Januari hingga September 2023, yang besarnya Rp 1.053,2 triliun.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya