Dark/Light Mode

UMKM EXPO(RT) Brilianpreneur 2023, Pameran UMKM Naik Kelas Yang Mempesona

Kamis, 7 Desember 2023 21:12 WIB
Salah satu sudut pameran produk UMKM di UMKM EXPORT Brilianpreneur 2023. (Foto: Marula/RM)
Salah satu sudut pameran produk UMKM di UMKM EXPORT Brilianpreneur 2023. (Foto: Marula/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Layanan pesan singkat di handphone seluler saya tiba-tiba bunyi. Isinya, dari Bank BRI. Pesannya, Kunjungi UMKM EXPO(RT) Brilianpreneur 2023 yang diramaikan 700 UMKM, Workshop & Talkshow. Penampilan menarik dari Ziva, Hivi, dll. Info: Brilianpreneur.com.

Kebetulan saya sedang berolahraga pagi di area Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta Pusat. Saat lewat jalan sisi barat GBK, disepanjang jalan ada baliho yang yang menginformasikan UMKM EXPO(RT) Brilianpreneur 2023. Di baliho itu juga terpasang QR Code untuk mendownload BRI Mobile. Era Digitalitasi BRI memang benar-benar diterapkan.

Informasi yang disampaikan di baliho itu sangat jelas. Selain melalui pesan singkat, promosi UMKM EXPO(RT) Brilianpreneur 2023 juga berseliweran di media sosial. Informasi ini juga bisa diakses di https://bri.co.id.

Event di Jakarta Convention Center ini terbuka untuk umum dan gratis. Padahal, biasanya di untuk masuk ke event di JCC selalu berbayar. Ini menunjukkan kesungguhan Bank BRI untuk memajukan UMKM. Gratis masuk menjadi kata kunci menarik bagi untuk orang datang dan berbelanja. Acungan jempol Bank BRI yang menyelenggarakan event ini. BRI untuk Indonesia yang lebih maju.

Kamis (6/12/2023), UMKM EXPO(RT) Brilianpreneur 2023 yang menjadi rangkaian HUT ke-128 BRI ini dibuka Presiden RI Joko Widodo. Selepas pembukaan, ratusan pengunjung datang berbondong untuk melihat isi pameran.

Pintu gerbang pameran dibikin seperti lorong waktu. Begitu masuk, pengunjung disambut produk-produk UMKM yang sangat menawan. Bisa jadi gerbang itu memang dimaksudkan untuk menggambarkan masa depan cerah UMKM tanah air.

Keramaian pengunjung UMKM EXPO(RT) Brilianpreneur 2023. (Foto: Marula/RM)

Persis di depan pintu masuk, dipajang baju dan tas dengan motif baik berwarna pastel. Rancangannya sungguh menawan. Tidak kalah dengan produk-produk rancangan desainer luar negeri.

Sudut pameran yang paling menyita pandangan adalah sekumpulan pakaian yang berwarna biru dengan pencahayaan yang apik. Pakaian itu dipasang dimanekin yang menutupi wajah dengan kipas.

Melihat koleksi yang dipamerkan, UMKM binaan BRI ini memang sungguh sudah naik kelas. Mampu bersaing dengan produk-produk yang menjadi tren di luar negeri. BRI menjadikan pahlawan UMKM untuk meningkatkan perekonomian nasional.

Baca juga : Menteri Erick: Total Pendanaan Himbara Ke UMKM Capai Rp 1.600 T

Makanya, dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo mengapresiasi komitmen BRI untuk terus mendorong pemberdayaan dan pendampingan UMKM di Indonesia.

Presiden Jokowi meminta agar pembiayaan ke sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dipermudah. Pasalnya, penyaluran kredit perbankan ke UMKM hanya 21 persen dari total kredit. Padahal, Pemerintah menargetkan penyaluran kredit ke UMKM mencapai 30 persen.

"Penyaluran kredit UMKM harus dipermudah agar UMKM bisa naik kelas. Saya selalu dorong, yang berkaitan dengan pembiayaan UMKM harus dipermudah, karena kalau kita melihat penyaluran kredit perbankan ke UMKM baru 21 persen dari total kredit," ucapnya.

Jokowi mengatakan, kredit perbankan nasional di UMKM baru sebesar 21 persen dari total kredit. Angka itu masih jauh dibandingkan China dan Jepang yang sebanyak 65 persen, dan India yang mencapai 50 persen.

Jokowi meminta, agar Kementerian BUMN bersama dengan otoritas terkait untuk memperbaiki regulasi, guna mempermudah UMKM memperoleh kredit atau pembiayaan.

"Prospek itu mesti dilihat. Jangan hanya melihat agunannya mana. Nggak punya agunan, tetapi prospek bagus mesti juga bisa diberi kredit," ujarnya.

Jokowi menyebut, sebesar 61 persen PDB ekonomi Indonesia didukung oleh UMKM.

“Dan 97 persen yang berkaitan dengan tenaga kerja, itu juga penyerapannya oleh usaha-usaha UMKM. Ini yang penting,” katanya.

Sementara ekspor UMKM saat ini baru mencapai 15,7 persen. Jumlah itu masih di bawah Singapura yang sebesar 41 persen dan Thailand 29 persen. Hal tersebut, menjadi pekerjaan besar dan selalu didorong yang berkaitan dengan pembiayaan yang harus dipermudah.

Baca juga : Presiden Minta Penyaluran Kredit Ke UMKM Dipermudah

Ia pun mengapresiasi, penyaluran kredit UMKM oleh bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) paling besar dilakukan Bank Rakyat Indonesia (BRI), yakni sebanyak 83 persen dari total penyaluran kredit seluruh bank BUMN ke UMKM.

"Memang UMKM ini yang pegang memang hampir semua dipegang BRI, bank yang lain nggak diberi peluang. Ini yang penting, saya sangat menghargai mengapresiasi Brilianpreneur ini yang saya lihat di depan produk-produk yang ditampilkan sangat baik, kemasan juga saya liat bagus-bagus branding-nya juga bagus-bagus,” ucapnya.

Produk UMKM yang dipamerkan di UMKM EXPO(RT) Brilianpreneur 2023. (Foto: Marula/RM)

Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan, BUMN diamanatkan untuk menjaga dan merawat UMKM. Dan, ini merupakan bukti nyata Pemerintah hadir dan kerja nyata untuk masyarakat Indonesia.

Ia menyebut, total pendanaan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mencapai Rp 1.600 triliun. Realisasi itu dibukukan hingga September 2023.

"Pendanaan Himbara ke UMKM merupakan dukungan Pemerintah terhadap pelaku usaha mikro untuk bisa masuk ke dalam ekosistem digital. Ada 30 juta UMKM yang difasilitasi agar masuk ke dalam ekosistem digital," ujarnya.

Dari jumlah pembiayaan Himbara, BRI menjadi bank pelat merah dengan alokasi pendanaan terbesar. Nilai yang digelontorkan BRI berada di angka 83 persen dari total Rp 1.600 triliun.

Erick memastikan, Kementerian BUMN selaku pemegang saham terus mendorong agar anggota Himbara lainnya dapat memperluas atau meningkatkan nilai pembiayaannya kepada UMKM.

"Kebetulan ini bukan promosi BRI saja, karena BRI 83 persen, tetapi tentu kita berharap kita juga mendorong Himbara lainnya untuk bisa meningkatkan tingkatkan,” katanya.

Penyerapan produk UMKM oleh perseroan negara melalui ekosistem PaDi UMKM mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp 37,2 triliun sampai dengan Oktober tahun ini. Angka ini diperkirakan terus naik pada waktu-waktu mendatang.

Baca juga : Ini Syarat UMKM Naik Kelas Di Tahun 2045

“Pak di ekosistem pengadaan BUMN, yang mana kita targetkan di bawah Rp 300 juta itu harus UMKM, di mana masuk ke dalam platform PaDi UMKM yang kita diluncurkan sejak 2019 waktu itu,” jelas Erick.

Produk UMKM yang dipamerkan di UMKM EXPO(RT) Brilianpreneur 2023. (Foto: Marula/RM)

Direktur Utama BRI, Sunarso mengatakan, BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR, merupakan upaya BRI untuk terus memperkuat komitmennya memberdayakan dan mendampingi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar bisa berkembang dan go internasional. Kegiatan tersebut merupakan sarana business matching antara UMKM Indonesia dengan konsumen luar negeri.

Sunarso juga mengungkapkan bahwa sebagai bank yang fokus di UMKM, perseroan tidak ingin hanya menjalankan fungsi intermediasi saja.

“BRI ingin memberdayakan dan menaikkelaskan UMKM melalui berbagai inovasi, di antaranya melalui UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR sebagai program yang sudah dihadirkan BRI sejak 2019," ungkapnya.

Sunarso juga memaparkan bahwa nilai kesepakatan melalui business matching di ajang BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR pun terus bertambah.

"Pada 2019 sebesar 33,5 juta Dolar AS, naik pada 2020 menjadi 57,5 juta Dolar AS dan pada 2021 kembali meningkat menjadi 72,1 juta Dolar AS," paparnya.

"Pada 2021 menjadi sangat menarik karena BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR dilakukan secara virtual akibat pandemi. Kemudian pada 2022 lalu itu nilainya mencapai 76,7 juta Dolar AS," imbuh Sunarso.

Dirinya menyebut, target nilai kontrak tahun ini sebesar 80 juta Dolar AS. Sunarso mengatakan, tujuan utama dari apa yang dilakukan BRI untuk memperkuat neraca jam kerja, bukan hanya sekadar neraca perdagangan.

"Melalui BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR, diharapkan pelaku UMKM dapat meningkatkan nilai tambahnya sehingga dapat memberikan pekerjaan kepada masyarakat sebagai salah satu jalan mencapai kesejahteraan," sebut Sunarso.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.