Dark/Light Mode

Pemerintah Getol Kampanye EBT

Bisnis Panas Bumi PGE Diramal Makin Moncer

Rabu, 27 Desember 2023 07:20 WIB
Direktur Utama PT Pertami­na (Persero) Nicke Widyawati. (Foto: Dok. Pertamina)
Direktur Utama PT Pertami­na (Persero) Nicke Widyawati. (Foto: Dok. Pertamina)

 Sebelumnya 
Pembangunan PLTP Lumut Balai Unit 2 ini, akan menambah kapasitas panas bumi di Area Lumut Balai sebesar 55 MW (MegaWatt).

“Sehingga total panas bumi di wilayah tersebut menjadi 110 MW,” ucap Nicke melalui siaran pers, Selasa (19/12/2023).

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama PGE Julfi Hadi mengaku, proyek Lumut Balai Unit 2 juga merupakan bentuk langkah konkret perseroan untuk menjadi 1 GW company. Apalagi proyek ini termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Ia menjelaskan, dengan dilaku­kannya groundbreaking, maka pihaknya akan mengakselerasi pembangunan PLTP Lumut Balai Unit 2 ke tahap selanjutnya, Nicke menargetkan, proyek ini bisa beroperasi pada akhir 2024.

Baca juga : Jude Bellingham Dipercaya Bakal Makin Gacor

Nantinya, kata dia, PLTP Lumut Balai Unit 2 memiliki po­tensi pengurangan emisi hingga 581.784 tCO2eq (karbon diok­sida ekuivalen) per tahun.

Untuk itu, hal ini menjadi langkah perseroan dalam mendu­kung Pemerintah mencapai target bauran energi nasional sebesar 23 persen pada 2025 serta Net Zero Emission (NZE) di 2060.

Ia menambahkan, proyek Lu­mut Balai Unit 2 ini dikelola melalui kolaborasi antara Indo­nesia dengan negara-negara Indo-Pasifik, yaitu Jepang dan China.

“Kami bekerja sama dengan tiga perusahaan dari Jepang, China dan Indonesia, yaitu Mit­subishi Corporation, SEPCO IIIElectric Power Construction Co, Ltd. (SEPCO III) dan PTWi­jaya Karya (Persero) Tbk untuk mengembangkan proyek Lumut Balai Unit 2,” imbuhnya.

Baca juga : Pinjaman Pemerintah Kian Produktif, Hasilnya Mulai Dirasakan Masyarakat

Sedangkan dari sisi pendanaan, proyek ini telah mendapatkan stimulus dari Japan In­ternational Cooperation Agency (JICA) sebesar 155 juta dolar Amerika Serikat (AS), setara Rp 2,39 triliun.

Selain Lumut Balai Unit 2, pihaknya juga tengah mengem­bangkan proyek panas bumi lainnya, guna mencapai visi untuk menjadi 1 GW company dalam dua tahun mendatang.

“Yaitu proyek Hululais (Unit 1 dan 2) sebesar 110 MW dan optimalisasi teknologi binary di area-area existing,” katanya.

Saat ini pihaknya mengelola 13 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) dan 1 Wilayah Kerja Penugasan dengan kapasitas ter­pasang sebesar 1.877 MW.

Baca juga : Video Anak di Bawah Umur Kampanyekan Caleg di Purworejo Viral di Medsos

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu 27/12/2023 dengan judul Pemerintah Getol Kampanye EBT, Bisnis Panas Bumi PGE Diramal Makin Moncer

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.