Dark/Light Mode

Pertamina Rehabilitasi Mangrove Di Nusa Tenggara Timur

Senin, 11 Maret 2024 09:26 WIB
Penanaman mangrove di Nusa Tenggara Timur. (Foto: Ist)
Penanaman mangrove di Nusa Tenggara Timur. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pertamina melalui Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) Hutan Pertamina pulihkan lingkungan melalui Rehabilitasi Mangrove di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Acara ini diselenggarakan bersamaan dengan aksi penanaman serentak dalam rangka memperingati hari bakti rimbawan ke-41 pada di pesisir Pantai Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Jumat (7/3/2024). Acara dihadiri lebih dari 500 tamu undangan dan warga sekitar.

Kegiatan Rehabilitasi Mangrove di Nusa Tenggara Timur ini dikoordinir oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yang merupakan upaya dan aksi nyata untuk memulihkan lingkungan serta memitigasi perubahan iklim. 

Baca juga : Terima Gratifikasi 56 Miliar, Andhi Pramono Dituntut 10 Tahun Penjara

Pada kesempatan ini hadir dalam kegiatan Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kemenko Marves Nani Hendiarti, PJ. Gubernur NTT Ayodhia Gehak Lakunamang Kalake, Waaster KASAD Bidang Tahwil Komsos Dan Bhakti TNI Brigadir Jenderal TNI Taufiq Shobri, Staf Ahli Menteri LHK Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam Tasdiyanto, Kepala Balai Besar KSDA NTT Arief Mahmud, Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Brahmantya S. Poerwadi dan perwakilan dari beberapa perusahaan PT PLN (Persero), PT Pelindo (Persero) dan Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI).

Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kemenkomarves, Nani Hendiarti mengatakan, untuk mempercepat program rehabilitasi mangrove di Indonesia, dibutuhkan dukungan pentahelix, Kemenko Marves telah menggalang dukungan untuk tanam mangrove dari program TJSL sejak tahun 2021 dan akan terus berlangsung ke depannya.

“Padang Kick off yang kita laksanakan hari ini diharapkan dapat menjadi salah satu bagian dari pencapaian target nasional 600.000 ha mangrove, dan kami harapkan terjadi peningkatkan mata pencaharian masyarakat dari mangrove,” jelas Nani.

Baca juga : Top! Pertamina Jadi BUMN Kontributor TKDN Terbesar Tahun 2023

Program TJSL Hutan Pertamina yang sejalan dengan proses mitigasi perubahan iklim serta rehabilitasi hutan sudah dijalankan secara massif di seluruh wilayah Indonesia. Saat ini sudah ada lebih dari 6 juta pohon yang sudah tertanam di seluruh Indonesia dan terus akan bertambah di tahun-tahun mendatang.

Dalam kegiatan ini Corporate Secretary  Pertamina, Brahmantya S. Poewardi menyampaikan komitmen Pertamina untuk terus merehabilitasi mangrove. “Tahun ini, Pertamina akan melaksanakan rehabilitasi mangrove di sekitar wilayah operasi Pertamina dan beberapa lokasi bekerjasama dengan Kemenko Marves serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan diantaranya di wilayah NTT, Kalimantan Utara, dan Aceh Singkil,” ujar  Brahmantya.

Program ini dijalankan sebagai bentuk implementasi komitmen Environmental, Social & Governance (ESG) dan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama poin 13 penanganan perubahan iklim, poin 14 menjaga ekosistem laut, serta poin 15 menjaga ekosistem daratan.

Baca juga : MyPertamina Kembali Tebar Hadiah ke 7 kalinya, Yuk Tengok Hadiahnya

Penjabat Gubernur NTT Ayodhia G. L. Kalake menyampaikan apresiasi kepada seluruh instansi yang telah memperhatikan NTT pada khususnya. Dia memberikan apresiasi khusus kepada Kemenko Marves dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Pertamina, perusahaan BUMN dan swasta, yang telah memberikan perhatian besar pada upaya rehab mangrove khususnya di NTT.

“Hutan mangrove memiliki fungsi penting dari aspek ekologi, ekonomi maupun mendukung kehidupan sosial budaya masyarakat. Eksosistem ini habitat penjaga bagi kehidupan baik di daratan perairan laut dan menjaga kualitas atmosfir dari polusi karbon,” pungkasnya.

Harapannya dari kegiatan Rehabilitasi Mangrove di Nusa Tenggara Timur (NTT) ini dapat mengajak masyarakat luas untuk lebih aktif mencintai lingkungan dan melakukan aksi peduli lingkungan sehingga pada akhirnya dapat membantu peningkatan kualitas lingkungan hidup dan juga kualitas hidup masyarakat. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.