Dark/Light Mode

Dukung Kelancaran Mudik Kendaraan Listrik

Jasa Marga Siapkan 25 SPKLU Di Jalan Tol

Sabtu, 23 Maret 2024 07:05 WIB
SPKLU . (Foto: Istimewa)
SPKLU . (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Sebagai informasi, Kemen­terian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyambut positif inisiatif Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ber­sama mitra terkait penempatan SPKLU di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area jalan tol untuk pemudik dengan mobil listrik.

Kehadiran charging point atau SPKLU di jalan tol ini merupakan bagian dari upaya Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), untuk mendorong terbentuknya ekosistem mobil hemat energi dan ramah lingkungan yang lebih baik.

Berdasarkan laporan dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil listrik di Indonesia sebanyak 15.437 unit sepanjang 2022. Jumlahnya melesat 383,46 persen dibandingkan setahun sebelumnya yang sebesar 3.193 unit.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pihaknya terus mematangkan strategi kesiapan operasi dan peningkatan sejumlah pelayanan di jalan tol, dalam mensukseskan penyelenggaraan mudik Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

Baca juga : Prabowo Panen Ucapan Selamat Pimpinan Dunia

Upaya ini, kata dia, dilakukan untuk menjaga Standar Pelayanan Minimal (SPM) tetap op­timal dan mengantisipasi potensi kepadatan yang terjadi selama periode arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

“Kami memprediksi puncak arus mudik jatuh pada H-4 Hari Raya Idul Fitri 1445 H atau pada Sabtu (6/4), dengan lalu lintas mencapai 259 ribu kendaraan di empat gerbang tol utama, naik 66,8 persen terhadap normal,” jelasnya.

Sementara prediksi puncak arus balik akan jatuh pada H+5 atau Senin (15/4), dengan lalu lintas mencapai 300 ribu kenda­raan di empat gerbang tol utama, naik hingga 131 persen dari kondisi normal.

Ia mengungkapkan, dengan prediksi sebesar 1,86 juta kenda­raan yang keluar dari wilayah Jabotabek tersebut, distribusi lalu lintasnya adalahmayoritas menuju ke arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) sebesar 58,4 persen, ke arah Barat (Merak) sebesar 22,9 persen dan ke arah Selatan (Puncak) sebesar 18,8 persen.

Baca juga : Ketua DPRD: Banyak Kegiatan Copy Paste

Sedangkan, prediksi jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah Jabotabek pada periode arus balik H1 sampai H+7 Hari Raya Idul Fitri 1445 H (periode 10 April-18 April 2024), adalah sebesar 1,92 juta kendaraan. Atau naik hingga 60,55 persen terhadap periode normal dan naik 4,19 persen dari periode Lebaran 2023.

Di mana, distribusi lalu lintas masuk ke wilayah Jabotabek di periode tersebut adalah mayoritas dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) sebesar 56,5 persen, dari arah Barat (Merak) sebesar 23,6 persen dan dari arah Selatan (Puncak) sebesar 19,9 persen.

Angka prediksi tersebut meru­pakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung), GT Ciawi (arah Puncak) dan GT Cikupa (arah Merak).

“Untuk peningkatan layanan di gerbang tol, kami menam­bah 651 petugas bantu tran­saksi, termasuk di dalamnya personil pengarah lalu lintas dan penambahan 62 unit Mo­bile Reader menjadi 536 unit,” pungkasnya. IMA

Baca juga : Tim Garuda Siap Akhiri Kutukan

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Sabtu, 23 Maret 2024 dengan judul "Dukung Kelancaran Mudik Kendaraan Listrik Jasa Marga Siapkan 25 SPKLU Di Jalan Tol"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.