Dark/Light Mode

Wujudkan Konektivitas Udara

AP I Terus Kembangkan Bandara Di Wilayah Tengah Dan Timur Indonesia

Senin, 4 November 2019 12:03 WIB
Hingga 20 Oktober 2019, progress proyek pengembangan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin yang masuk dalam proyek strategis nasional (PSN) sudah mencapai 93,6 persen. Ditargetkan dapat mulai dioperasikan dan diresmikan pada akhir 2019. (Dok : Humas Angkasa Pura I)
Hingga 20 Oktober 2019, progress proyek pengembangan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin yang masuk dalam proyek strategis nasional (PSN) sudah mencapai 93,6 persen. Ditargetkan dapat mulai dioperasikan dan diresmikan pada akhir 2019. (Dok : Humas Angkasa Pura I)

 Sebelumnya 
Bandara Internasional Yogyakarta 

Hingga 27 Oktober 2019, progress pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo telah mencapai 86,4 persen dan ditargetkan penerbangan domestik dapat beroperasi penuh pada Januari 2020.

Baca juga : Kolak Sekancil, Wisata Mangrove Terlengkap di Indonesia

Sedangkan penerbangan internasional dapat beroperasi penuh pada Maret 2020.  YIA merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diamatkan oleh Pemerintah Republik Indonesia kepada Angkasa Pura I. 

Faik menegaskan, YIA mendesak untuk dibangun mengingat Bandara Adisutjipto yang ada saat ini sudah dalam kondisi _lack of capacity_.

Baca juga : Dorong Sektor Pariwisata Jateng, Kemenhub Kembangkan Bandara Ngloram dan Dewadaru

Setelah pembangunan tahap 1 selesai (awal 2020), YIA akan memiliki terminal penumpang 3 lantai seluas 219.000 meter persegi dengan kapasitas 15 juta penumpang per tahun, runway sepanjang 3.250 x 45 meter, 4 unit garbarata, luas apron 371.205 meter persegi (kapasitas 22 _parking stand_), luas terminal kargo 12.000 meter persegi (kapasitas 40.300 ton per tahun), serta gedung parkir 3 lantai dengan luasan area 137.280 meter persegi yang mampu menampung hingga ribuan kendaraan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.