Dark/Light Mode

Diharapkan Hilangkan Perang Harga

Holding BUMN Karya Bakal Rampung September 2024

Minggu, 12 Mei 2024 07:05 WIB
(Foto Kementerian BUMN)
(Foto Kementerian BUMN)

 Sebelumnya 
Sehingga konsolidasi Waskita Karya menjadi unit bisnis Hu­tama Karya, bakal menjadi langkah yang tepat.

“Kekuatan keuangan Hutama Karya, makin lama makin bagus. Jadi, jangan ragu-ragu Waskita itu gabung. Ini langkahnya su­dah benar, menjadi holding ber­sama Hutama Karya,” tegasnya.

Menurutnya, setelah menjadi anak usaha, semua aset milik Waskita Karya akan dikonsoli­dasikan ke Hutama Karya.

Begitu juga laporan kinerja operasional hingga keuangan Waskita, juga akan dikonsoli­dasikan ke induk holding-nya.

Sejauh ini, Arya mengaku, belum ada rencana perubah­an nama pada masing-masing BUMN yang tergabung dalam konsolidasi tersebut.

Baca juga : Jukir Minimarket Baiknya Dibina, Bukan Dibinasakan

“Nggak ada (perubahan nama), tetap saja,” katanya.

Terpenting, kata dia, meski dalam satu sektor yang sama, se­tiap perusahaan nantinya memi­liki spesialisasi masing-masing usai bergabung di dalam holding.

Dengan begitu, tidak ada lagi kasus adu tender sesama BUMN dalam mendapatkan proyek-proyek infrastruktur ke depannya.

Mengingat selama ini se­tiap pelaksanaan tender proyek (Pemerintah) hanya antar BUMN dan tak ada pihak swasta.

“HK dan Waskita ini satu spe­sialisasinya. Nanti yang lain juga punya spesialisasi sendiri. Antar BUMN nggak akan tanding ten­der-tenderan lagi, nggak banting-banting harga lagi,” bebernya.

Baca juga : Atalanta Vs AS Roma, Misi Pelampiasan Dendam

Di kesempatan yang sama, Wakil Direktur Utama Hutama Karya Aloysius Kiik Ro me­ngaku, siap untuk berkonsolidasi dengan Waskita Karya.

“HK akan bersinergi, berinte­grasi dengan Waskita Karya. Kami siap sesuaikan dengan kebijakan. Kami juga sudah klop secara chemistry,” ucap Aloysius.

Terpisah, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menerangkan, tujuan mengkon­solidasikan Waskita Karya men­jadi anak perusahaan Hutama Karya, di antaranya agar tidak ada lagi permasalahan soal utang kepada vendor.

Untuk itu, pendanaan proyek Pemerintah akan langsung di­berikan ke proyek, bukan lagi melalui korporasi.

“Sehingga tidak ada pendanaan diselewengkan dengan yang lain-lain,” kata Tiko, sapaan akrabnya, di Jakarta, Minggu (5/5/2024).

Baca juga : Menang, Djoker Dilempar Botol

Mantan bos Bank Mandiri ini menargetkan, proses restrukturi­sasi Waskita Karya bisa rampung pada Mei 2024. Sementara re­strukturisasi WIKA sudah selesai.

Hal ini guna memastikan, bahwa setiap BUMN memiliki kinerja yang sehat ke depannya.

“Kalau WIKA, MRA (Master Restructuring Agreement)-nya sudah. Yang Waskita, sedang diselesaikan dengan bond. Jadi harusnya, Mei ini selesai,” tu­kasnya. IMA

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Minggu, 12 Mei 2024 dengan judul "Diharapkan Hilangkan Perang Harga, Holding BUMN Karya Bakal Rampung September 2024"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.