Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dalam Dua Tahun
Fintech Asetku Salurkan Pinjaman Hingga Rp 4,2 Triliun
Selasa, 12 November 2019 16:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pintar Inovasi Digital melalui platform Asetku berhasil menyalurkan dana sebesar Rp 4,2 trilliun kepada peminjam. Dana tersebut disalurkan perusahaan dalam waktu dua tahun.
Direktur Asetku, Andrisyah Tauladan menjelaskan, Sejak berdiri hingga awal November 2019. Penyaluran dana kepada lebih dari 2 juta peminjam telah terseleksi melalui kerjasama dengan marketplace seperti Akulaku dan Bukalapak.
“Kami melihat perkembangan penyaluran dana tiap bulan dari pemberi pinjaman Asetku kepada peminjam cukup memuaskan. Akhir tahun 2018, dana yang tersalurkan di bulan Desember sekitar Rp 65 milliar, pada April 2019 sekitar Rp 185 milliar, Agustus 2019 sekitar Rp 700 milliar hingga Oktober 2019 mencapai Rp 850 milliar," kata Andrisyah dalam siaran pers, Selasa (12/11).
Perkembangan penyaluran dana tersebut menunjukkan sudah semakin banyak masyarakat yang mengenal hingga melakukan transaksi pendanaan di fintech P2P lending khususnya Asetku.
Baca juga : Hari Ketiga FESyar 2019 Hasilkan Bussiness Matching Rp 19 Triliun
Di akhir kuartal IV, Asetku menargetkan bisa menyalurkan total akumulasi dana sebesar Rp 5 trilliun. Pihaknya juga optimistis dapat mencapai lebih jika melihat total pendanaan hingga bulan ini.
“Kerjasama dengan marketplace menjadi pintu kami untuk menyeleksi kualitas peminjam yang membutuhkan dana tunai untuk berbagai kebutuhan. Karena minat pemberi pinjaman kami cukup tinggi," paparnya.
"Kami sangat terbuka menjalin kerjasama untuk mendapatkan rekomendasi calon peminjam," imbuh Andrisyah.
Fintech Peer to Peer Lending (P2P) yang telah terdaftar dan di awasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini gencar melakukan inovasi. Itu dilakukan guna memberikan jasa dan pelayanan kepada pengguna aplikasi.
Baca juga : Penyaluran Kredit Solid, BNI Cetak Pendapatan Bunga Bersih Rp 26,9 Triliun
"Aplikasi yang menghubungkan antara pemberi pinjaman (lender) dengan peminjam (borrower) berkualitas dari marketplace kini menyediakan produk pendanaan dengan jangka waktu yang lebih lama," jelasnya.
Andrisyah berpendapat, adanya beragam pilihan membantu pengguna untuk memilih produk pendanaan yang paling sesuai dan cocok dengan kebutuhannya masing-masing.
Tiap produk tentunya memiliki dana awal, return rate, dan jangka waktu pendanaan yang berbeda yang dapat pengguna sesuaikan.
Selain memberikan pilihan pendanaan dengan jangka waktu yang bervariatif, Asetku juga berinovasi dalam mengembangkan user experience (UX) dan user interface (UI) pada aplikasi Asetku.
Baca juga : Sampai Akhir Tahun, Bukopin Kejar Target Pertumbuhan KPR 4,2 Triliun
"Untuk meningkatkan kepuasan dan memaksimalkan pengalaman pengguna Asetku menambahkan fungsi-fungsi baru untuk mempermudah transaksi pengguna," katanya. [JAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya