Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pebisnis Rusia Tertarik Investasi Nuklir Ketenagalistrikan
Airlangga Tawarin Proyek EBT Di Sini
Kamis, 13 Juni 2024 07:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah berupaya meningkatkan investasi dan kerja sama ekonomi dengan beberapa negara. Rusia menjadi salah satu negara yang menjadi target dalam upaya tersebut.
Upaya meningkatkan kerja sama kedua negara ini dilakukan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan melakukan kunjungan kerja dan berbagai pertemuan bilateral ke Moskow, Rusia, pada 10-12 Juni 2024.
Pada hari pertama rangkaian kunjungan kerja, Senin (10/6/2024), Airlangga melakukan pertemuan dengan Menteri Perdagangan Eurasian Economic Commission (EEC) Andrey Slepnev.
Baca juga : Gelar Travel Fair Yang Ketiga Kali, BNI Dan Emirates Tawarkan Tiket Promo Spesial
Keduanya membahas isu kerja sama strategis di bidang ekonomi dan perdagangan. Antara lain percepatan penyelesaian Perundingan Indonesia-Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (Indonesia-EAEU FTA), hingga mendiskusikan langkah-langkah solutif untuk menghilangkan hambatan perdagangan antara kedua pihak.
Selain itu, membahas isu-isu terkait skema pembayaran dalam perdagangan antarkedua negara.
“Perundingan Indonesia- EAEU FTAdiharapkan akan selesai tahun 2024, sehingga bisa bermanfaat bagi para pelaku usaha dan mengembangkan bisnisnya ke kawasan Eropa Timur dan Asia Tengah,” ungkap Airlangga dalam keterangan resmi Kemenko Perekonomian, Rabu (12/6/2024).
Baca juga : Di Acara Bukber, Jokowi Duduk Semeja Dengan Airlangga Dan Prabowo
Ketua Umum Partai Golkar itu juga menegaskan bahwa Indonesia terus mendorong peningkatan nilai ekspor minyak sawit ke negara-negara anggota EAEU (Eurasian Economic Union).
Menanggapi hal tersebut, Menteri Slepnev juga menyampaikan harapan serupa untuk penyelesaian proses perundingan.
Dalam hal ini, EEC (The Eurasian Economic Commission) juga mengharapkan agar proses perundingan dapat diselesaikan pada Juli 2024 di Indonesia.
Baca juga : ProGib Nusantara Apresiasi Jokowi Beri Kenaikan Pangkat Istimewa ke Prabowo
“EEC percaya bahwa perjanjian perdagangan bebas dengan Indonesia akan turut memperkuat fondasi kerja sama ekonomi antara Indonesia dengan lima negara anggota EAEU,” jelas Slepnev.
Terkait concern Indonesia mengenai minyak sawit, Slepnev mengatakan, EAEU tidak akan mengambil langkah seperti Uni Eropa yang menerapkan kebijakan diskriminatif kepada komoditi minyak sawit asal Indonesia.
“EAEU mendukung penuh kerja sama kedua negara khususnya di sektor pertanian, termasuk pupuk,” ujarnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya