Dark/Light Mode

Tekan Kemiskinan

Pemerintah Jaga Stabilitas Inflasi

Rabu, 3 Juli 2024 07:05 WIB
Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Nathan Kacaribu.
Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Nathan Kacaribu.

 Sebelumnya 
Tingkat ketimpangan pengelu­aran penduduk Indonesia (rasio gini) juga menurun dan berada di bawah level pra pandemi men­jadi sebesar 0,379 pada Maret 2024. Level tersebut diklaim yang terendah dalam satu dekade terakhir.

Menurut Febrio, penurunan angka kemiskinan pada Maret 2024 ditopang oleh solidnya aktivitas ekonomi domestik dan berbagai program bantuan sosial pemerintah, khususnya dalam merespons kenaikan inflasi pangan pada awal 2024.

Sejalan dengan itu, inflasi Juni 2024 tercatat 2,51 persen (yoy), turun signifikan dibandingkan Mei 2024 (2,84 persen) dengan didukung oleh terkendalinya harga pangan serta stabilnya inflasi inti.

Baca juga : Peminjam Gagal Bayar Tak Bisa Ngutang Lagi

Secara bulan ke bulan, terjadi deflasi sebesar 0,08 persen seiring beberapa harga pangan yang terus melandai.

Inflasi pangan bergejolak (volatile food) menunjukkan tren yang terus melandai. Berbagai harga pangan terus mengalami penurunan, seperti bawang merah, tomat, daging dan telur ayam ras, ikan segar, serta be­berapa jenis sayuran.

“Tren ini seiring peningkatan stok yang didukung oleh paso­kan dalam negeri dan distribusi yang memadai,” jelasnya.

Baca juga : Promosi Wisata, Jurnalis Asing Diajak Muter Jakarta

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Utama Badan Pusat Statistik (BPS) Imam Machdi mengatakan, jumlah penduduk miskin di Indonesia mencapai 9,03 persen atau seki­tar 25,22 juta orang.

Jumlah tersebut turun 0,33 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Jumlah penduduk miskin itu tersebar di berbagai wilayah di In­donesia. Namun, mayoritas masih terkonsentrasi di pulau Jawa dan Sumatera. DIR

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Rabu, 03 Juli 2024 dengan judul "Tekan Kemiskinan Pemerintah Jaga Stabilitas Inflasi"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.