Dark/Light Mode

KAI Logistik Perkuat Bisnis Logistik Rantai Pendingin

Kamis, 11 Juli 2024 18:24 WIB
KAI Logistik menegaskan posisinya di industri logistik Tanah Air, salah satunya melalui penguatan logistik rantai pendingin di Indonesia. (Foto: Ilustrasi KAI Logistik)
KAI Logistik menegaskan posisinya di industri logistik Tanah Air, salah satunya melalui penguatan logistik rantai pendingin di Indonesia. (Foto: Ilustrasi KAI Logistik)

RM.id  Rakyat Merdeka - KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menegaskan posisinya di industri logistik Tanah Air, salah satunya melalui penguatan logistik rantai pendingin di Indonesia.

Saat ini, Indonesia menjadi salah satu negara dengan peluang perkembangan industri cold chain atau rantai pendingin, dan diprediksikan akan terus bertumbuh hingga beberapa tahun mendatang.  

Plt (Pelaksana Tugas) Direktur Utama KAI Logistik Fredi Firmansyah mengatakan, dalam menghidupkan tagline ispossible, yaitu semuanya memungkinkan dengan KAI Logistik, berupaya untuk menghadirkan layanan khusus untuk menunjang kebutuhan.

Khususnya komoditi perishable, seperti ikan, daging, produk olahan maupun buah dan sayur mayur yang memerlukan suhu dingin.  

Baca juga : BPK Dan Pemerintah Perkuat Akuntabilitas Keuangan Negara

“Layanan logistik pendingin dilayani KAI Logistik baik untuk layanan transportasi melalui angkutan kontainer menggunakan kontainer berpendingin (reefer container), maupun melalui segmen angkutan retail,” ucapnya dalam keterangan resmi, Kamis (11/7/2024).

Guna mendukung layanan tersebut, KAI Logistik telah membangun infrastruktur penunjang, di antaranya cold chamber berkapasitas lima ton di enam stasiun di beberapa kota besar. Di antaranya, Bandung, Cirebon, Purwokerto, Semarang, Surabaya, dan Malang.

Fasilitas tersebut dapat digunakan sebagai gudang penyimpanan yang bersifat sementara (transit), sebelum dilakukan pengangkutan dengan kereta api untuk produk perikanan, maupun produk yang membutuhkan penanganan dingin.  

Selain itu, KAI Logistik juga melengkapi layananan plug in yang merupakan layanan penunjang untuk kontainer berpendingin yang membutuhkan pasokan listrik agar suhu di dalam kontainer tetap stabil selama masa transit di container yard.

Baca juga : YLKI Imbau Masyarakat Bijak Memilih Pendingin Udara

  ”Tahun 2024, seiring komitmen pengembangan layanan pada bisnis cold chain, KAI Logistik telah memetakan strategi untuk melakukan penambahan cold chamber yang akan digunakan sebagai gudang penyimpanan bersifat sementara (transit), dengan keunggulan sistem pemantauan suhu secara real time,” ungkapnya.

Selain itu, Fredi menambahkan, perusahaan berencana mengadopsi teknologi platform digital untuk manajemen inventaris dan koordinasi logistik.  

Tahun ini juga, KAI Logistik melalui angkutan kontainer reefer diprediksi akan mengangkut sekitar 4.042 teus (atau setara lebih dari 72.700 ton).

Sementara pada pemanfaatan cold chamber, diproyeksikan akan meningkat lebih dari 340 persen menjadi lebih dari 11.300 ton, dan penambahan 30.640 Ton sejalan dengan penambahan kapasitas.  

Baca juga : Fraksi PKS Tolak Pemberian Bansos Untuk Pelaku Judi Online

Untuk memaksimalkan layanan logistik berpendingin, KAI Logistik membuka pintu kolaborasi. Salah satunya, telah dijalankan bersama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejak tahun 2022.

“Hal ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menyukseskan Sistem Logistik Ikan Nasional dengan tujuan membangun dan mengembangkan sistem manajemen rantai pasokan produk perikanan hulu-hilir yang terintegrasi, efektif dan efisien, dengan harapan dapat meningkatkan kapasitas dan stabilisasi sistem produksi perikanan di Indonesia,” ucapnya Fredi.  

Sebagai stimulus dan dukungan terhadap UMKM, perseroan juga menghadirkan penawaran tarif khusus berupa potongan diskon 10 persen bagi UMKM. Termasuk, UMKM binaan KKP untuk layanan logistik angkutan retail.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.