Dark/Light Mode

Populerkan Rumah Kayu, Iida Group Gandeng ITB Dan IPB

Senin, 22 Juli 2024 15:00 WIB
Penandatangan kerja sama penelitian rumah kayu. (Foto: Ist)
Penandatangan kerja sama penelitian rumah kayu. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Iida Group Holding menggandeng Universitas Tokyo, Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk melakukan penelitian bersama rumah kayu.

Tujuan penelitian tersebut adalah mempromosikan rumah kayu yang tahan gempa, tahan lama, dan hemat energi.

Peresmian kerja sama dihadiri Presiden Iida Group HD, Masashi Kanei; Sekolah Pasca Sarjana Ilmu Pertanian dan Ilmu Hayati di Universitas Tokyo, Profesor Kenji Aoki; Rektor IPB, Prof. Arif Satria; Dekan Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan ITB, Prof. Sri Maryati; dan Ketua Satuan Tugas Peningkatan Bangunan dan Percepatan Penghunian Perumahan PUPR, Dr. Maryoko Hadi.

Baca juga : Gelar Pelatihan Bantuan Hidup Dasar, Eka Hospital Gandeng The Jakmania Persija

Selama kurang lebih tiga tahun ke depan, proyek ini akan mengembangkan pembangunan rumah contoh, survei analitis terhadap bahan dan struktur bangunan lokal, persiapan item pemeriksaan, dan kegiatan untuk meningkatkan kesadaran akan rumah kayu.

Di Indonesia, sebagian besar bangunan dibangun dengan menggunakan balok dan batu bata, dan rumah kayu jarang sekali dibangun. Namun, seiring dengan tren global menuju dekarbonisasi yang semakin cepat, pemerintah dalam beberapa tahun terakhir telah mencari cara untuk meningkatkan jumlah rumah kayu di masa depan.

Salah satu tantangan konstruksi kayu adalah rayap. Iida Group HD menggunakan teknologi yang telah dikembangkannya untuk melakukan eksperimen pada konstruksi rumah yang tahan terhadap rayap dan gempa bumi serta memiliki insulasi termal yang tinggi.

Baca juga : Ditembak Saat Kampanye, Donald Trump Jalani CT Scan

Perusahaan ini menargetkan model bisnis berdasarkan produksi lokal untuk konsumsi lokal, di mana bahan bangunan dan komponen lainnya dibeli di dalam negeri, dan berencana untuk mempelajari sistem promosi penjualan pada tahun 2026. Selain kualitas, pembangunan sistem jaminan, termasuk pemeliharaan untuk memastikan nilai aset, juga akan dipromosikan.

Pada acara tersebut, Prof Aoki menyampaikan pandangannya. Kata dia, Jepang memiliki teknologi pembangunan rumah kayu yang dapat diadaptasi di Indonesia.

Iida Group Holdings, Inc. adalah perusahaan terkemuka dalam pengembangan dan penjualan rumah serta kondominium yang terbuat dari kayu di Jepang. Selain itu, perusahaan ini juga terlibat dalam berbagai sektor lain seperti produksi kayu, keuangan, fasilitas perumahan, dan industri perjalanan.

Baca juga : Kembangkan SDM Bidang Hortikultura, EWINDO Gandeng Sekolah Pascasarjana IPB

Iida Group Holdings adalah pemasok properti residensial terbesar di Jepang, dengan penjualan sekitar 40.000 hingga 45.000 rumah per tahun. Semua rumah yang diproduksi memenuhi standar tertinggi di Jepang. 

Perusahaan ini juga berpartisipasi dalam proyek konstruksi rumah prefabrikasi di Indonesia dan pembangunan untuk Osaka Expo 2025 yang sedang berlangsung.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.