Dark/Light Mode

Inovasi Baru, PLN IP Manfaatkan Tankos sebagai Biomassa di PLTU Sintang Kalbar

Sabtu, 27 Juli 2024 19:59 WIB
Petugas PLN IP PLTU Sintang terus berinovasi untuk mendukung transisi energi Tanah Air dengan menerapkan cofiring yang menggunakan bahan baku baru yaitu tandan kosong (tankos) kelapa sawit sebagai campuran energi primer di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sintang, Kalimantan Barat. (Dok. PLN Indonesia Power)
Petugas PLN IP PLTU Sintang terus berinovasi untuk mendukung transisi energi Tanah Air dengan menerapkan cofiring yang menggunakan bahan baku baru yaitu tandan kosong (tankos) kelapa sawit sebagai campuran energi primer di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sintang, Kalimantan Barat. (Dok. PLN Indonesia Power)

RM.id  Rakyat Merdeka - PLN Indonesia Power (PLN IP) terus melakukan inovasi dalam menerapkan cofiring, dengan mencoba bahan baku baru untuk dijadikan biomassa yang dapat menggantikan batu bara.

Kali ini dengan memanfaatkan tandan kosong (tankos) kelapa sawit sebagai campuran energi primer di Pembagkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar).

Direktur Utama PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra mengatakan, PLN IP Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Sintang melaksanakan kegiatan uji coba cofiring menggunakan pelet tankos Kelapa Sawit.

Baca juga : PLN Indonesia Power Dirikan Tempat Produksi Biomassa di Kota Medan

Uji coba ini untuk pelaksanaan program cofiring yang bertujuan mengakselerasi transisi energi untuk mewujudkan Net Zero Emission di tahun 2060.

"Sebelumnya, Pada tahun 2023 PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan Sintang telah berhasil firing biomass dengan menggunakan cangkang dan woodchip sebagai bahan bakunya," kata Edwin.

Menurutnya, dari target 7,432 GWh listrik yang dihasilkan dari penggunaan energi primer biomassa PLN IP UBP Sintang telah mencapai 11,74 GWh, atau lebih tinggi 158 persen dalam 1 semester.

Baca juga : Aksi Nyata Menuju Nol Emisi Karbon, PLN EPI Maksimalkan Biomassa Melalui Co-Firing

PLN Indonesia Power pun akan terus memperluas pemanfaatan biomassa sebagai energi primer pembangkit.

Edwin melanjutkan, dengan nilai kalori pellet tankos yang dapat mencapai 4.000 Kcal/Kg, maka dengan 1 kilogram pelet tandan kosong dapat menghasilkan energi bersih 0.83 kwh.

PLN IP UBP Sintang pun telah berhasil melakukan uji coba menggunakan pelet tankos.

Baca juga : Kolaborasi Sekolah SIS Dan Nafas Hadirkan Clean Air Zone Pertama di Tanah Air

Pemanfaatan tankos kelapa sawit untuk biomassa berpotensi besar, karena sumbernya melimpah.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.