Dark/Light Mode

Jadi Ujung Tombak, BSI Mobile Genjot Inovasi Dan Perkuat Penetrasi DigitalĀ 

Senin, 5 Agustus 2024 17:45 WIB
Senior Executive Vice President (SEVP) Digital Banking BSI Saut Parulian Saragih, (Foto: Dok. BSI)
Senior Executive Vice President (SEVP) Digital Banking BSI Saut Parulian Saragih, (Foto: Dok. BSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) melakukan inovasi dan pengembangan, terutama dalam memperkuat BSI Mobile sebagai platform yang bisa menjawab setiap kebutuhan nasabah.

Per Juni 2024, jumlah pengguna BSI Mobile sebesar 7,12 juta nasabah atau tumbuh 33,9 persen secara tahunan.

Menurut Senior Executive Vice President (SEVP) Digital Banking BSI Saut Parulian Saragih, hal tersebut membuktikan BSI Mobile diminati dan sudah bisa menjawab kebutuhan sebagai besar nasabah.

“Tentu saja BSI terus berinovasi agar BSI Mobile bisa menjadi ujung tombak layanan transaksi setiap nasabah,” kata Saut dalam keterangan resmi, Senin (5/8/2024).  

Ia mengatakan, untuk menjadi bank syariah terbaik, BSI perlu memiliki platform mobile banking terbaik yang mampu mendukung layanan keuangan Islamic Ecosystem yang terintegrasi, dan meningkatkan penetrasi nasabah digital saat mengisi agenda FEKDi x KKI di JCC Senayan Jakarta pada Jumat, 2 Agustus 2024.  

Saut menyebut, saat ini peluang tersebut sangat terbuka, melihat semakin tingginya permintaan masyarakat terhadap produk dan layanan yang berbasis syariah.

Baca juga : Transaksi BSI Mobile Tembus 45,02 Persen Per Juni 2024

Selain itu, dukungan yang besar dari pemerintah untuk menjadikan perbankan syariah sebagai salah satu pemain utama dalam perbankan Tanah Air.

“Termasuk bagi pertumbuhan jumlah UMKM dan wealth management menjadi peluang besar BSI, untuk terus bertumbuh dan berkembang,” tuturnya.  

Saut menambahkan, hingga Juni 2024, sebanyak 97,9 persen nasabah BSI sudah menggunakan layanan digital BSI untuk melakukan transaksi keuangan. Sisanya sebesar 2,1 persen, nasabah masih memilih bertransaksi di kantor cabang.

Demikian pula dalam hal pembukaan rekening, sebanyak 94,4 persen calon nasabah melakukan pembukaan rekening secara online melalui BSI Mobile. Untuk transaksi digital lewat QRIS (Quick Response Indonesian Standard), per Juni 2024 BSI mencatatkan kenaikan 212 persen yoy dengan jumlah 14,13 juta transaksi.

Sedangkan untuk transaksi QRIS Masjid mengalami kenaikan sebesar 165 persen yoy dengan jumlah 14,42 juta transaksi.

Pada transaksi digital lewat channel BI Fast tercatat mengalami kenaikan 51 persen dengan 46,5 juta transaksi. Transaksi Tabungan Haji via BSI Mobile mengalami kenaikan 98 persen yoy dengan 26,7 juta transaksi.

Baca juga : Hapus Kesenjangan Keterampilan Lewat Literasi Digital

Terakhir pada pembayaran digital BSI ke institusi mengalami kenaikan 53 persen yoy dengan 3,4 juta transaksi.

Saut menyebut, fitur Ziswaf (Zakat Infaq Shadaqoh dan Wakaf ) di BSI Mobile merupakan keunikan yang dimiliki oleh BSI dan menjadi pembeda dengan mobile banking lainnya.

Fitur ini menjadi keunggulan dan banyak digunakan oleh nasabah, baik untuk pembayar zakat, infaq, dan sedekah, serta qurban.

“Hingga Juni 2024, volume transaksi penghimpunan dana Ziswaf di BSI tumbuh lebih dari 19,3 persen yoy,” ungkapnya.  

BSI juga mendorong nasabah untuk bisa menyisihkan sedikit harta mereka untuk bisa bersedekah dengan menyediakan opsi ber-ZISWAF setiap selesai melakukan transaksi di BSI Mobile. ZISWAF di BSI Mobile bisa dimulai dengan nominal Rp 1.000.

Pihaknya juga menjamin keamanan data dan privasi nasabah yang menggunakan BSI Mobile.

Baca juga : Jalankan Amanat Undang-Undang, Bapenda Banten Inovasi Pungutan Pajak Alat Berat

Saut menegaskan, BSI sudah melakukan langkah-langkah preventif untuk mencegah terjadinya kebocoran data. Di antaranya, menerapkan sistem yang sesuai dengan Undang-undang Perlindungan Data Pribadi, memperkuat manajemen data, dan memperkuat keamanan IT.  

“Kami juga tidak henti-hentinya mengimbau pada nasabah untuk waspada terhadap modus kejahatan dan senantiasa menjaga data pribadi,” ucapnya.

Hal paling mudah dilakukan oleh nasabah adalah mengganti kata sandi dan pin kartu debit atau kartu BSI Hasanah Card dan BSI Mobile secara berkala.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.