Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Presiden Luncurkan Indonesia Islamic Financial Center
RI Makin Dekat Jadi Pusat Industri Halal
Rabu, 18 September 2024 07:05 WIB
Sebelumnya
Tak hanya itu, dalam mendukung pembangunan infrastruktur penunjang pertumbuhan ekonomi, BUMN terus memaksimalkan sekitar 20 aset milik BUMN di kawasan Monas tersebut.
Ada beberapa gedung BUMN yang sudah kosong, seperti Gedung Telkomsel yang akan dimaksimalkan. Selain itu, sesuai target banyak gedung dan Kementerian BUMN akan dipindah.
Bersama Pemprov DKI Jakarta, pihaknya telah berdiskusi untuk penataan ulang 20 aset tadi yang bisa dimaksimalkan, sehingga menjadi bagian pertumbuhan Kota Jakarta ke depan, sebagai City Center.
Jadi Pemain Utama
Direktur Utama BSI Hery Gunardi menyatakan, Pemerintah meyakini, bahwa Indonesia sudah saatnya menjadi tuan rumah bagi industri halal, baik di sektor keuangan maupun value chain bisnis halal.
Baca juga : Rosan: Penerapan EBT Kita Tertinggal Target
Hal ini mengingat potensi besar yang dimiliki Indonesia, yakni industri value chain halal mencapai sekitar Rp 5.000 triliun. Namun hingga kini, Indonesia justru belum menjadi pemain utama.
Bahkan, kata Hery, Indonesia masih banyak mengimpor produk halal. Padahal, Indonesia punya kapasitas melakukan ekspor ke negara-negara yang membutuhkan produk ataupun jasa industri syariah.
“Seperti Malaysia maupun kawasan Middle East (Timur Tengah) dan lainnya,” kata Hery.
Berbagai upaya juga telah diupayakan menuju target sebagai pemain utama industri halal. Salah satu wujudnya, tidak hanya dengan langkah merger bank syariah BUMN, tetapi juga divisualisasikan lewat pembangunan gedung menjadi kawasan IIFC ini. Harapannya, lanjut Hery, Pemerintah mendukung IIFC menjadi epicentrum syariah di Indonesia.
Baca juga : Siap-siap, Warga Latihan Hadapi Gempa Dan Tsunami
“Indonesia sudah pantas menjadi global hub dan Islamic Ecosystem, ekonomi keuangan syariah tak hanya menjadi penonton,” tegasnya.
Berdasarkan data Global State of Islamic Economic 2024, Indonesia sudah masuk ranking tiga di bawah Arab Saudi dan Malaysia. Padahal, penduduk Indonesia lebih besar dibanding Malaysia. Makanya, upaya untuk mewujudkan hal itu terus dilakukan lebih masif.
Maret 2024, secara market cap, BSI sudah masuk 10 besar bank syariah dunia. Dalam dua sampai tiga tahun ke depan diharapkan masuk menjadi lima besar dunia.
“Kalau bisa jadi tiga besar target untuk global,” ucapnya.
Baca juga : Manchester City Vs Inter Milan, Duel Para Jawara
BSI hadir di kawasan IIFC melalui Menara BSI, yang saat ini dalam proses konstruksi dan diharapkan selesai pada 2025.
Menara BSI akan menjadi pusat bisnis dan literasi halal ekosistem, yang mendorong terciptanya kolaborasi dalam pengembangan sektor Haji dan Umrah, Ziswaf (Zakat Infaq Shodaqoh Wakaf), Pendidikan dan Kesehatan, Mode dan perniagaan, serta lainnya. DWI
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Rabu, 18 September 2024 dengan judul "Presiden Luncurkan Indonesia Islamic Financial Center, RI Makin Dekat Jadi Pusat Industri Halal"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya