Dark/Light Mode

Investor Asing Mulai Masuk IKN

Indonesia Jadi Pilihan Menarik Buat Investasi

Minggu, 29 September 2024 07:10 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Delonix Nusantara, di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Rabu (25/09/2024). (Foto: BPMI Setpres/ Kris)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Delonix Nusantara, di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Rabu (25/09/2024). (Foto: BPMI Setpres/ Kris)

 Sebelumnya 
“Tanah sekarang masih murah, tetapi tahun depan kita tidak tahu. Harga tanah bisa naik 2 kali lipat, 3 kali lipat, 5 kali lipat, bisa 10 kali lipat,” ujarnya.

Kepala Satuan Tugas Pelaksana Pembangunan Infrastruktur IKN Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danis Sumadilaga mengatakan, Presiden Jokowi masih bisa melakukan groundbreaking investasi di IKN jelang berakhirnya masa jabatannya.

“Kemungkinan masih ada investor yang akan groundbreaking sampai 20 Oktober. Sektornya apa saja harus kita cek ke Otorita,” kata Danis di Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (27/9/2024).

Baca juga : InJourney Optimistis Raup Rp 4,5 Triliun

Danis menjelaskan, groundbreaking investasi yang masuk IKN bisa dilakukan kapan saja, tergantung kesiapan perjanjian kerja sama antara dua pihak.

Jika dalam rentang waktu sampai dua minggu ke depan ada investor yang masuk dan sudah memenuhi persyaratan kerja sama, Jokowi bisa melakukan groundbreaking kembali.

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti mengatakan, Transisi Pemerintahan dari Presiden Jokowi ke Presiden terpilih Prabowo Subianto yang berlangsung mulus tanpa gejolak, menjadi salah satu daya tarik investasi asing masuk ke Indonesia, termasuk ke IKN.

Baca juga : Komunitas Bank Sampah Minta Perhatian Pemerintah

“Investor memandang Indonesia sebagai tempat aman dan prospektif untuk berinvestasi. Karena mampu menjaga stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi,” kata Esther kepada Rakyat Merdeka, Jumat (27/9/2024).

Menurutnya, untuk menarik lebih banyak investor asing masuk ke IKN, Esther menyarankan Pemerintah memberikan insentif fiskal yang menarik bagi investor asing yang berinvestasi di IKN. Seperti, keringanan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tidak dipungut hingga Tax holiday dengan jangka yang lebih panjang.

Kebijakan ini juga harus diikuti pemberian insentif non-fiskal dan meminimalisir ketidakpastian hukum.

Baca juga : Manchester United Vs Tottenham, Misi MU Raih Kemenangan

“Pemerintah juga harus menghapus ketidakkonsistenan kebijakan, atau regulasi dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah,” pungkas Esther. NOV

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 7, edisi Minggu, 29 September 2024 dengan judul "Investor Asing Mulai Masuk IKN, Indonesia Jadi Pilihan Menarik Buat Investasi"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.