Dark/Light Mode

Industri Otomotif Kunci Pengurangan Emisi Karbon

Kamis, 13 Februari 2025 21:23 WIB
GreenTalks: Green Industry Ecosystem. (Foto: Ist)
GreenTalks: Green Industry Ecosystem. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dekarbonisasi sektor transportasi menjadi kunci dalam transformasi menuju ekosistem industri hijau dan menjadi topik utama dalam diskusi panel bertajuk GreenTalks: Green Industry Ecosystem.

Diskusi ini merupakan bagian dari acara Toyota: Beyond Zero Festival serta menjadi rangkaian pre-event menuju Annual Indonesia Green Industry Summit (AIGIS) 2025, sebuah ajang yang diinisiasi oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bekerja sama dengan World Resources Institute (WRI) Indonesia dan Institute for Essential Services Reform (IESR).

Sektor transportasi di Indonesia memiliki peran strategis dalam ekonomi nasional dengan kontribusi sebesar 6,8 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Namun, di saat yang sama, sektor ini juga menjadi penyumbang signifikan terhadap emisi karbon nasional, yaitu sebesar 159 MtCO₂eq.

Baca juga : Len Industri Gelar Rapat Kerja Komunikasi, Perkuat Strategi dan Sinergi

Dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen pada tahun 2025, transisi menuju transportasi rendah karbon menjadi semakin mendesak agar pertumbuhan ekonomi tetap berjalan beriringan dengan upaya mitigasi dampak lingkungan.

Kepala Pusat Industri Hijau Kemenperin Apit Pria Nugraha menegaskan, pihaknya tengah mengembangkan konsep Green Industry Service Company (GISCO) sebagai solusi bagi industri dalam menerapkan teknologi rendah karbon. “Konsep GISCO dapat menjadi jembatan antara perusahaan industri dengan penyedia pembiayaan hijau (green financing provider), sehingga mempercepat adopsi teknologi rendah karbon dalam ekosistem industri,” ujar Apit.

Sementara itu, Urban Mobility Manager WRI Indonesia I Made Vikannanda menekankan, pentingnya kolaborasi dalam mendorong industri otomotif yang lebih ramah lingkungan. “Kami secara aktif mendukung transisi menuju kendaraan listrik melalui penguatan sisi permintaan dan penawaran. Salah satu langkah konkret yang kami lakukan adalah berpartisipasi dalam penyusunan peta jalan dekarbonisasi transportasi nasional bersama Kementerian Perhubungan,” jelasnya.

Baca juga : RI-Kenya Perkuat Komitmen Pencegahan Ekstremisme

Selain itu, WRI Indonesia juga bekerja sama dengan pemerintah daerah di Surabaya, Makassar, dan Bali untuk merancang strategi dekarbonisasi transportasi yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah.

Acara Toyota Beyond Zero Festival sendiri menargetkan para pemasok suku cadang (spare parts suppliers) Toyota. Sebagai salah satu pelaku utama industri otomotif di Indonesia, Toyota berkomitmen untuk mengembangkan kendaraan ramah lingkungan, membangun rantai pasok yang lebih hijau, serta menerapkan teknologi rendah karbon dalam fasilitas produksinya. Oleh karena itu, tantangan yang dihadapi para pemasok dalam beradaptasi dengan standar industri hijau menjadi perhatian utama dalam diskusi ini.

Diskusi ini juga menjadi bagian dari rangkaian acara menuju Annual Indonesia Green Industry Summit (AIGIS) 2025, yang akan berlangsung pada Agustus mendatang dengan tema besar “Driving Industrial Decarbonization through Green Industry Ecosystem”. AIGIS 2025 diharapkan dapat mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari sektor pemerintah, industri, organisasi internasional, akademisi, dan mitra pembangunan untuk membahas tantangan serta solusi dalam membangun ekosistem industri hijau yang optimal.

Baca juga : DKPP Sorot Dugaan Pelanggaran Etik Pilkada Barito Utara

Ajang ini diyakini akan meneruskan kesuksesan AIGIS 2024, yang berhasil menghimpun lebih dari 1.000 peserta dari berbagai latar belakang, baik secara daring maupun luring. Dengan semakin kuatnya komitmen pemerintah dan sektor industri dalam mencapai target netralitas karbon, diskusi dan kolaborasi semacam ini diharapkan dapat mempercepat transisi menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.