Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Jelang Transformasi Jadi BSN, BTN Syariah Bakal Tambah 2 Cabang Di Aceh
Minggu, 21 September 2025 06:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN Syariah berniat menambah dua jaringan kantor di Provinsi Aceh.
Ekspansi jaringan kantor tersebut dilakukan sejalan dengan rencana transformasi bisnis BTN Syariah menjadi Bank Syariah Nasional (BSN), yang akan membawa beragam produk dan layanan perbankan syariah digital baru di Aceh.
Direktur Consumer Banking BTN Hirwandi Gafar menjelaskan, BTN Syariah telah memiliki total 110 jaringan kantor di seluruh Indonesia.
"Kami akan menambah 2 jaringan kantor BTN Syariah di Aceh. Saat ini kami sudah punya di Banda Aceh dan Lhokseumawe dan akan tambah di Meulaboh dan Langsa. Dan kami akan perbanyak outlet digital store juga," ujar Hirwandi pada Kuliah Umum di Universitas Syiah Kuala (USK) di Aceh, Sabtu (20/9/2025).
Baca juga : Pemerintah Dorong Transformasi Digital, AI Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi
Hirwandi mengatakan, langkah ekspansi tersebut juga selaras dengan rencana transformasi BTN Syariah menjadi BSN.
Usai menjadi bank umum syariah, BSN juga akan berinovasi di tengah era disrupsi digital dengan meluncurkan mobile banking bale syariah.
“Layanan ini diharapkan akan mempermudah masyarakat Indonesia, untuk melakukan beragam transaksi keuangan dengan prinsip syariah yang berkah dan amanah,” ujarnya.
Selain bale syariah, BTN juga akan mengembangkan bisnisnya ke lini pembiayaan emas, tabungan emas, tabungan wakaf, tabungan infaq, tabungan haji dan umrah, tabungan qurban, serta pembiayaan multi manfaat dan multi jasa.
Baca juga : Telkom Teguhkan Transformasi Jadi National Sustainability Platform
"BTN Syariah pada akhir tahun ini akan bertransformasi menjadi bank umum syariah bernama BSN, sehingga akan bisa berkembang jauh lebih cepat,” katanya.
Selain tetap menjalankan core business di bidang pembiayaan perumahan, kami juga akan mengembangkan beragam produk dan layanan perbankan syariah termasuk membiayai sektor-sektor yang bisnisnya sedang tumbuh.
Dalam kesempatan yang sama, juga diluncurkan aplikasi MyUSK. BTN Syariah telah bekerja sama dengan USK, sebagai salah satu channel pembayaran untuk setiap transaksi di aplikasi tersebut.
Hirwandi mengatakan, selain mendukung USK melalui layanan perbankan syariah yang mumpuni, dirinya juga memberikan kuliah umum bagi para mahasiswa kampus terbesar di Aceh tersebut agar adaptif di tengah disrupsi digital.
Baca juga : Kongres ke-4 PAPPI: Transformasi Penyuluhan Jadi Pilar Pembangunan Sistemik
Tercatat hingga Juni 2025, BTN Syariah mencatatkan aset senilai Rp65,56 triliun atau naik 18 persen secara tahunan (yrear on year/yoy).
Per Juni 2025, BTN Syariah juga telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 48,46 triliun atau naik 17 persen yoy dan menghimpun dana pihak ketiga senilai Rp 55,23 triliun atau tumbuh 19,8 persen.
Dengan kinerja tersebut, UUS BTN ini meraih laba bersih sebanyak Rp 401 miliar atau tumbuh 8,3 persen yoy pada Juni 2025.
Adapun, hingga kini proses spin-off BTN Syariah ditargetkan akan rampung pada akhir 2025. Usai spin-off, BTN Syariah akan bergabung dengan BSN dan berganti nama menjadi Bank Syariah Nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya