Dark/Light Mode

Atasi Kelangkaan Masker

Erick Berburu Sampai Eropa

Senin, 9 Maret 2020 08:55 WIB
Erick Thohir
Erick Thohir

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah akan mengambil stok bahan masker dari Eropa, apabila masker impor dari China habis. 

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengatakan, stok masker masih aman terkendali. 

Ia mencatat masker yang diproduksi dan dipasarkan BUMN saat ini masih di angka 400 ribu dus. Di mana sekitar 250 ribu pcs tersedia di apotek Kimia Farma. 

“Stok masker saat ini ada 400 ribu dus. Jadi sekitar 250 ribu pcs yang tersedia di 1.300 apotek Kimia Karma,” katanya. 

Baca juga : Asyik, Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan Listrik Sampai Juni 2020

Erick pun mengungkapkan, apabila masker yang bahannya impor dari China habis, Kementerian BUMN akan mengambil stok dari benua Eropa. 

“Kalau nanti stok habis, kita harus beli dari Eropa. Sudah ada stoknya di Eropa,” kata Erick. 

Sementara, Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto mulai mengimbau produsen masker mengurangi ekspor ke luar negeri. 

“Saya tekankan tidak ada pelarangan ekspor produk masker ke pasar dunia, tapi pemerintah imbau eksportir prioritaskan pemenuhan kebutuhan masker di dalam negeri,” ucap Agus. 

Baca juga : Kane Ngebet Main di Piala Eropa

Mendag juga mengimbau pada Pemprov DKI melalui PD Pasar Jaya tidak menjual masker terlalu mahal serta menimbun. 

Dia menjelaskan, pemerintah akan menambah kembali produksi masker.“Nanti kita imbau juga. Kita kan ada produksi. Nanti produksinya kita tambah lagi,” kata Agus. 

Dia pun menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian terkait pihak-pihak yang menimbun dan menjual masker dengan harga tinggi. 

Sementara, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy Mandey mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemesanan kepada supplier dan distributor untuk menambah jumlah masker dan hand sanitizer. 

Baca juga : Jokowi: Yang Timbun Masker Akan Berurusan dengan Polisi

Hal ini dilakukan untuk menambah jumlah stok dan menekan kenaikan harga. 

“Sampai hari ini pembelian masker dan sanitizer di beberapa peritel anggota Aprindo memang melonjak dan pemesanan terus berlangsung juga kepada supplier atau distributor,” ujarnya. [KPJ]
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.