Dark/Light Mode

Lebaran di Tengah Laut, Perwira Pertamina Tetap Jaga Produksi Migas

Kamis, 26 Maret 2026 11:15 WIB
Andi Nandayani sedang menjalankan tugas sebagai Plant Operator di Zulu Flow Station di Regional 2 Zona 5 Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ). (Dok. PHE)
Andi Nandayani sedang menjalankan tugas sebagai Plant Operator di Zulu Flow Station di Regional 2 Zona 5 Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ). (Dok. PHE)

RM.id  Rakyat Merdeka - Di saat jutaan masyarakat Indonesia merayakan Hari Raya Idulfitri dengan penuh kehangatan bersama keluarga, suasana berbeda justru dirasakan oleh sebagian Perwira Pertamina yang tetap bertugas di tengah laut.

Jauh dari halaman kampung dan keluarga tercinta, mereka tetap menjalankan tanggung jawab guna memastikan pasokan energi untuk masyarakat terus mengalir tanpa henti.

Salah satunya adalah Andi Nandayani, seorang Plant Operator di Zulu Flow Station di Regional 2 Zona 5 Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) yang tahun ini harus merelakan momen Lebaran bersama anak dan suaminya demi menjalankan tugas negara menjaga keberlangsungan produksi minyak dan gas.

Bagi perempuan yang akrab disapa Nanda, ini adalah pengalaman pertama merayakan Lebaran sebagai pekerja di industri hulu migas.

Ia baru bergabung di Subholding Upstream Pertamina tahun 2025 dan menjadi satu-satunya pekerja perempuan yang bertugas di fasilitas tersebut.

Baca juga : Usai Libur Lebaran, Persib Pastikan Kondisi Pemain Tetap Prima

Di balik tanggung jawabnya sebagai operator fasilitas produksi, tersimpan cerita tentang seorang ibu yang harus belajar kuat menahan rindu.

“Suami sangat mendukung keputusan saya untuk tetap bertugas. Tapi anak saya masih kecil, jadi harus diberi pengertian secara perlahan kenapa ibu tidak bisa pulang saat Lebaran. Itu yang paling menguras perasaan,” ujar ibu seorang putra berusia 4 tahun ini.

Meski tidak mudah bertugas saat Lebaran, namun Nanda merasa bangga karena bisa menjadi bagian dari Perwira Pertamina yang ikut menjaga ketahanan energi nasional.

Sebagai Plant Operator, ia bertugas memastikan seluruh peralatan proses di Zulu Flow Station beroperasi dengan aman, stabil, dan sesuai prosedur keselamatan kerja agar produksi minyak dan gas tetap optimal.

Peran yang mungkin tidak terlihat publik, namun menjadi bagian penting dalam rantai pasok energi nasional. Bagi Fanji Rochmat, Senior Supervisor Foxtrot Plant di Regional 2 Zona 5 PHE ONWJ, Lebaran tahun ini menjadi kali kesembilan ia jalani di lokasi lepas pantai.

Baca juga : Krisis Timur Tengah: Filipina Tetapkan Darurat Energi Nasional

Sebuah konsekuensi profesi yang telah menjadi bagian dari komitmennya sebagai pekerja energi. Sebagai Senior Supervisor Foxtrot Plant, Fanji memegang peran strategis dalam memastikan produksi migas tetap berjalan optimal.

Ia bertanggung jawab memastikan aliran produksi dari anjungan sumur dapat diproses dengan baik di stasiun aliran hingga diputar ke stasiun pengumpulan.

Ia juga memastikan pasokan gas lift tetap optimal guna menjaga keberlangsungan produksi, sekaligus mengoordinasikan kegiatan perawatan dan perbaikan fasilitas produksi.

Namun di balik tanggung jawab teknis tersebut, ada pengorbanan pribadi yang tidak kecil.

"Perasaannya campur aduk. Tentu ada rasa sedih karena tidak bisa berlebaran dengan keluarga besar. Ada juga rasa bangga karena bisa ikut menjaga ketahanan energi nasional," ungkap ayah seorang putri berusia 10 tahun dan seorang putra berusia 8 tahun.

Baca juga : Layanan Tambahan Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura

Suasana kekeluargaan yang erat di tempat kerja menjadi pengobat rindu bagi Perwira Pertamina yang harus merayakan Lebaran di tengah laut.

Bagi Rully Bagja Anugrah, yang bertugas sebagai Production Operator di anjungan lepas pantai Offshore Southeast Sumatera North Business Unit (OSES NBU), melaksanakan shalat Id bersama rekan-rekan kerja di anjungan, dilanjutkan dengan saling bersalaman dan bermaafan, lalu menikmati sarapan bersama menjadi momen sederhana yang membuat anjungan terasa seperti rumah kedua.

“Bekerja saat Lebaran tentu terasa berbeda dibandingkan hari biasa, terutama dari segi suasana dan emosional,” ungkap Perwira yang setiap hari bertanggung jawab terhadap proses pengiriman fluida dan migas serta menjaga kestabilan operasional agar tetap berada pada level yang aman.

Dedikasi Nanda, Fanji dan Rully merupakan gambaran nyata dari para pekerja energi yang tetap siaga di balik layar, memastikan pasokan energi nasional tetap terjaga, bahkan saat masyarakat menikmati libur Hari Raya Lebaran.

Karena bagi mereka, menjaga energi tetap mengalir bukan sekadar pekerjaan, tetapi bentuk pengabdian untuk Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.