Dark/Light Mode

Festival DEB Pertamina Dorong Energi Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Kamis, 27 Agustus 2026 18:59 WIB
Jajaran Manajemen Pertamina Holding & Subholding berfoto bersama usai penandatanganan komitmen saat acara Festival Desa Energi Berdikari Pertamina yang diselenggarakan di Gedung Grha Pertamina, Jakarta pada Kamis (27/8/2026). Dok. Pertamina
Jajaran Manajemen Pertamina Holding & Subholding berfoto bersama usai penandatanganan komitmen saat acara Festival Desa Energi Berdikari Pertamina yang diselenggarakan di Gedung Grha Pertamina, Jakarta pada Kamis (27/8/2026). Dok. Pertamina

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina (Persero) terus memperluas Program Desa Energi Berdikari (DEB) dengan memanfaatkan energi terbarukan sebagai penggerak aktivitas produktif dan ekonomi masyarakat desa. Hingga Agustus 2026, sebanyak 269 program DEB telah berjalan di berbagai wilayah Indonesia. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi 332 program hingga akhir tahun ini.

Penguatan program tersebut menjadi fokus Festival Desa Energi Berdikari Pertamina 2026 yang digelar pada 27–28 Agustus 2026 di Grha Pertamina, Jakarta. Kegiatan ini mempertemukan pemerintah, perguruan tinggi, inovator, dan penggerak masyarakat untuk memperluas kolaborasi serta penerapan teknologi tepat guna di desa.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto mengapresiasi pelaksanaan DEB. Menurutnya, program tersebut menjadi contoh pemanfaatan teknologi untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Brian mengatakan, perguruan tinggi memiliki banyak hasil riset dan inovasi yang dapat dikembangkan untuk diterapkan di desa.

“Kami juga akan dengan senang hati mengkoordinasikan teknologi-teknologi apa saja yang sudah berhasil di kampus-kampus itu dan bisa siap diimplementasikan di desa-desa energi berdikari,” ujar Brian saat membuka Festival DEB Pertamina 2026, Kamis (27/8/2026).

Menurutnya, kolaborasi antara industri, pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dapat membuka ruang lebih luas bagi hilirisasi hasil riset serta pengembangan teknologi tepat guna.

“Ini program yang positif,” kata Brian.

Baca juga : Zulhas: Jalankan Solusi Pilah Dari Hulu Olah Di Hilir

Energi Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi

Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza mengatakan, DEB tidak sekadar mengenalkan energi terbarukan kepada masyarakat. Program tersebut juga diarahkan agar energi yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk kegiatan produktif dan memberikan manfaat ekonomi.

“Konsep dasarnya adalah awareness masyarakat untuk bisa mengetahui potensi energi terbarukan. Lalu masyarakat diajak untuk mengenal energi terbarukan dan selanjutnya masyarakat dilatih untuk bisa menggunakan energi tersebut. Pada akhirnya program ini akan memberikan benefit ekonomi kepada masyarakat,” ujar Oki.

Dari 269 program yang telah berjalan, sebanyak 166 program mengusung tema ketahanan pangan, 58 program wisata energi, dan 45 program pesisir modern.

Pemanfaatan energi terbarukan tersebut ditopang 237 panel surya, 21 instalasi metana dan biogas, delapan mikrohidro, dua biodiesel, serta satu sistem hybrid.

Secara keseluruhan, kapasitas energi baru terbarukan yang dimanfaatkan mencapai sekitar 1,35 MWp. Program tersebut juga menghasilkan biogas dan metana sebesar 959.302 meter kubik.

Implementasi DEB telah memberikan manfaat kepada 283.961 jiwa, termasuk 62 penyandang disabilitas. Program ini juga menciptakan nilai ekonomi sekitar Rp5,65 miliar per tahun, mendukung produksi padi 21.357 ton per tahun, serta berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon kumulatif sekitar 1,09 juta ton CO2e.

Baca juga : Indonesia Ajak Jerman Garap Energi Hijau Dan Semikonduktor

Oki mengatakan, dengan jumlah desa di Indonesia mencapai sekitar 75 ribu, peluang pengembangan energi terbarukan sekaligus ekonomi masyarakat masih sangat besar.

Namun, keberlanjutan program membutuhkan penggerak lokal yang mampu mengoperasikan dan mengembangkan pemanfaatan energi setelah intervensi awal dilakukan.

“Kita perlu membantu desa-desa tersebut supaya bisa maju seperti desa-desa di negara maju. Untuk itu dibutuhkan local heroes yang bisa hadir di setiap desa,” tuturnya.

Saat ini, DEB telah didukung 223 Local Hero tersertifikasi. Mereka berperan dalam pengoperasian serta menjaga keberlanjutan pemanfaatan energi terbarukan di masyarakat.

53 Lokasi DEB Dikembangkan

Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita mengatakan, Festival DEB menjadi ruang untuk mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan inovasi dari perguruan tinggi, pemerintah, dan para inovator.

Dalam Festival DEB 2026, dilakukan penandatanganan komitmen pengembangan 53 lokasi DEB. Pengembangan tersebut dilakukan melalui kolaborasi teknologi tepat guna, kerja sama dengan kementerian dan universitas, serta kolaborasi bersama inovator Pertamuda.

Festival juga diisi dengan penyerahan sertifikat kompetensi Energi Baru Terbarukan kepada para Local Hero dan dukungan alat pelindung diri.

Baca juga : 60 Tahun Hubungan Diplomatik, RI-Singapura Siapkan Kemitraan Lebih Nendang

“Melalui pengembangan DEB, Pertamina tidak hanya mendorong pemanfaatan energi terbarukan di tingkat desa, tetapi juga membangun ekosistem yang menghubungkan teknologi, kapasitas masyarakat, dan aktivitas ekonomi,” kata Arya.

Menurut Arya, pendekatan tersebut diharapkan membuat energi terbarukan tidak berhenti sebagai fasilitas, tetapi berkembang menjadi penggerak produktivitas dan kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Kolaborasi dengan perguruan tinggi juga dinilai penting untuk menjembatani hasil riset dengan kebutuhan nyata masyarakat. Teknologi yang telah teruji dapat dikembangkan menjadi solusi tepat guna dan direplikasi sesuai karakteristik serta potensi masing-masing desa.

Pengembangan DEB menjadi bagian dari langkah Pertamina memperluas manfaat energi terbarukan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

Festival DEB Pertamina 2026 turut dihadiri Komisaris PT Pertamina (Persero) Nanik S. Deyang, Direktur Keuangan Pertamina Mega Satria, Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina Agung Wicaksono, serta jajaran Pertamina Group dan mitra program.

Program Desa Energi Berdikari merupakan bagian dari pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), penerapan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG), serta aspirasi Net Zero Emission 2060 melalui pemberdayaan masyarakat berbasis energi terbarukan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.