Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Turunkan Tarif Tol Trans Jawa
Basuki Kasih Sinyal Positif
Rabu, 13 Februari 2019 14:48 WIB
Sebelumnya
“Enggak betul kalau disebut tarif tol kita termahal. Kalau dibandingkan dengan tarif tol Malaysia, harus dilihat dulu tahun berapa jalan tolnya dibangun. Jagorawi itu hanya Rp 100 per km. Artinya, kalau dibandingkan dengan tahun investasi yang sama, kita lebih murah,” terang Basuki.
Baca juga : Sultan Brunei Panen Perdana Padi Benih Asal Indonesia
Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Koentjahjo Pamboedi menambahkan, sejak awal pemerintah memang menginginkan agar tarif tol bisa diturunkan. Hanya saja untuk mekanismenya, pemerintah perlu menyiapkan beberapa opsi. “Pak Menteri maunya penurunan. Kalau penurunan nanti pemerintah subsidi, pemerintah nalangi beberapa. Saya kira enggak besar. Tapi nanti mau dibahas dulu opsinya dengan ATI,” katanya.
Baca juga : Jalan Tol Trans Jawa Dievaluasi Bulan Depan
Koentjahjo mengungkapkan, pembahasan mengenai opsi penurunan tarif tol akan dilakukan secepatnya. Diharapkannya, Jumat pekan ini pembahasan bisa rampung dan sudah bisa diserahkan kepada Kementerian Keuangan.
Baca juga : Pengusaha Desak Tarif Tol Trans Jawa Turun 20 Persen
Seperti diketahui, Trans Jawa dikelola sejumlah BUJT, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Dan, PT Astra Internasional Tbk. Tol Trans Jawa mulai beroperasi penuh pada pertengahan bulan lalu. Sopir angkutan logistik menuntut pemerintah menurunkan tarif tol karena dinilai terlalu tinggi. Dari Jakarta Surabaya bisa menghabiskan biaya Rp 1 sampai Rp 2 juta, tergantung golongan kendaraan. [NOV]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya