Dewan Pers

Dark/Light Mode

Pegadaian Jalin Kerjasama Dengan BSSN Untuk Pengamanan Siber

Selasa, 9 Juni 2020 15:45 WIB
PT Pegadaian (Persero) seusai menandatangani MoU dengan Badan Siber dan Sandi Indonesia (BSSN) terkait sistem keamanan informasi dan data elektronik, Selasa (9/6). (Foto: Dok. Pegadaian)
PT Pegadaian (Persero) seusai menandatangani MoU dengan Badan Siber dan Sandi Indonesia (BSSN) terkait sistem keamanan informasi dan data elektronik, Selasa (9/6). (Foto: Dok. Pegadaian)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pegadaian (Persero) menjalin kerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Indonesia (BSSN) terkait sistem keamanan informasi dan data elektronik. Kerjasama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto dan Kepala BSSN Hisan Siburian.

"Pegadaian kali ini menjalin kerjasama dengan BSSN dalam meningkatkan pengamanan teknologi informasi dan komunikasi, peningkatan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) bidang cyber security, serta pertukaran informasi terkait keamanan teknologi informasi," ujar Kuswiyoto dalam siaran pers, Selasa (9/6).

Kerjasama pengamanan teknologi informasi dan komunikasi itu, dijelaskan Kuswiyoto, mencakup asistensi proteksi keamanan, audit keamanan informasi, security assesment, konsultasi penanggulangan dan pemulihan insiden siber, layanan investigasi maupun penyidikan bidang siber dan sandi, serta layanan security monitoring system.

Berita Terkait : Istana Terima Dengan Lapang Dada

Selain itu, untuk peningkatan dan pengembangan SDM bidang cyber security, BSSN akan membantu melakukan sertifikasi SDM Pegadaian dalam bidang keamanan siber.

"Untuk pertukaran informasi terkait keamanan IT, BSSN juga akan membantu Pegadaian dalam pengamanan teknologi dan cyber security melalui sharing informasi mengenai potensi serangan digital ke aset perusahaan," tutur Kuswiyoto.

Kuswiyoto mengatakan, perkembangan teknologi melahirkan peluang dan tantangan termasuk di sektor keuangan yang terus bertransformasi menuju industri 4.0 yang berbasis digital dengan model bisnis baru.

Berita Terkait : Gojek Sumringah Bisa Angkut Penumpang Lagi

Oleh karenanya Pegadaian pun terus mengembangkan bisnis agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat dan mampu bersaing dengan pendatang baru seperti fintech.

Sementara itu, Kepala BSSN Letnan Jenderal (Purn) Hinsa Siburian menilai kerjasama ini sangat strategis. Khususnya di industri keuangan seperti Pegadaian. Soalnya, kejahatan siber di industri keuangan saat ini semakin meningkat.

Hal ini sejalan dengan pesatnya teknologi yang terus mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. "Adanya kerjasama ini akan meningkatkan sumber daya keamanan siber dan sandi, melalui proses pembelajaran dan peningkatan kualitas yang berkelanjutan dengan didukung manajemen perkantoran secara transparan dan akuntabel," ujarnya. [OKT]