Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Harapan Pengusaha

Pemilu Bisa Dongkrak Konsumsi Masyarakat

Senin, 18 Februari 2019 06:27 WIB
Harapan Pengusaha Pemilu Bisa Dongkrak Konsumsi Masyarakat

RM.id  Rakyat Merdeka - Sejumlah ritel dua tahun belakangan pertumbuhannya dirasa tidak menggembirakan. Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berharap, momen Pemilihan Umum (Pemilu) jadi pendorong pertumbuhan bisnis ritel.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia Roy Mandey menilai, penyelenggaraan pemilu legislatif dan pemilihan presiden 2019 bisa memberikan berkah kepada peritel. Pemilu dipercaya bisa merangsang tingkat konsumsi masyarakat.

Roy berharap, penyelenggaraan pesta demokrasi tahun ini bisa mendongkrak pertumbuhan industri ritel sampai dengan 10-12 persen. “Kami ingin dalam masa sebelum atau pasca pemilu bisa ada peningkatan untuk konsumsi masyarakat,” kata dia usai acara diskusi di Jakarta, pekan kemarin.

Pihaknya juga terus berupaya menarik minat masyarakat untuk berbelanja. Menurutnya, jika ritel bisa tumbuh hingga dua digit, pencapaian itu sangat luar biasa. Apalagi perlemahan daya beli sempat berimbas pada penutupan banyak gerai ritel.

Baca juga : DPR Desak Pemerintah Cepat Susun DIM RUU Masyarakat Adat

“Tentu berharap pada tahun ini untuk pertama kali industri ritel akan menyentuh pertumbuhan dua digit yaitu sekitar 10 persen. Kalau memang peningkatannya sangat baik sekali, bisa sampai sekitar 12 persen,” tegas Roy.

Dia mengatakan, pertumbuhan tersebut bisa menjadi obat penawar bagi penurunan kinerja ritel yang terjadi belakangan ini. Menurutnya, penurunan berkaitan dengan produktivitas yang rendah, penurunan harga kelapa sawit dan batu bara, serta investasi masih bersifat portofolio.

Roy mengatakan, saat ini Ritel mendapatkan banyak dukungan. Salah satunya, dari investasi yang sudah mulai mengarah pada sektor manufaktur. Selain itu kata dia, sektor ritel juga mendapatkan dukungan dari kondisi inflasi saat ini yang terjaga rendah.

Menurutnya, inflasi rendah akan menjaga daya beli dan konsumsi masyarakat, sehingga diharapkan bisa menunjang kinerja ritel dan industri lain.

Baca juga : Bacakan Eksepsi, Mantan Dirut Pertamina Bantah Korupsi

“Subsidi energi juga kami minta (pemerintah) untuk dijaga, meng￾ingat subsidi energi ini yang sangat mendukung kapasitas dari masyarakat kita, khususnya, masyarakat level menengah ke bawah dapat tetap berkonsumsi,” jelasnya.

Pede Tetap Tumbuh

Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur Sutandi Purnomosidi juga optimistis pemilu bakal membawa berkah tersend￾iri bagi kinerja retailer.

“Selama stabilitas keamanan dapat dipertahankan, kami optimistis retail akan tetap tumbuh,” terang Sutandi.

Baca juga : Pengamat : Pola Konsumsi Masyarakat Bergesar

Ketua Asosiasi Perusahaan Air Minum dalam Kemasan Indonesia (Aspadin) Rachmat Hidayat mengungkapkan, daya beli minuman kemasan terus terdongkrak di musim politik. “Pemicunya tentu dari banyak permintaan,” katanya.

Wakil Ketua Aprindo Tutum Rahanta menjelaskan, pihaknya sudah menargetkan pertumbuhan industrinya di tahun ini mencapai 10 persen. Ini tak jauh berbeda dengan realisasi pertumbuhan 2018 yang mencapai sekitar 9 persen.

Dengan target minimalis itu, dia berharap penjualan retail bisa tetap terjaga.”Tapi kalau realisasinya nanti malah kurang dari itu ya ritel merugi,” kata Tutum.

Sepanjang 2018, Aprindo mencatat pertumbuhan industri retail berada di kisaran 9 persen. Pertumbuhan ini salah satunya terdorong oleh banyaknya acara internasional yang berlangsung, seperti Asian Games 2018 serta pertemuan tahunan Bank Dunia. (JAR)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.