Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Bulog Tunda Ekspor 100 Ribu Ton Beras Ke Arab Akibat Covid
Jumat, 26 Juni 2020 00:43 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) menunda ekspor beras sebanyak 100 ribu ton ke Arab Saudi akibat wabah corona.
Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso menyebutkan, bahwa rencana BUMN Pangan tersebut, untuk mengekspor beras sebanyak 100.000 ton ke Arab Saudi harus tertunda akibat pandemi Covid -19.
Baca juga : Dubes Korsel Puji Jokowi Berhasil Tangani Covid-19
“Kami sudah kontrak kerja sama ekspor beras dengan Arab Saudi sebanyak 100.000 ton. Harganya, bagus sekali, kita untung besar. Tetapi akibat covid kerja sama dengan Arab Saudi di lockdown dulu," kata Buwas dalam RDP bersama Komisi IV yang digelar di Kompleks Parlemen DPR/MPR Jakarta, Kamis (25/06).
Buwas menegaskan, bahwa rencana ekspor beras ini membuktikan bahwa Indonesia sudah mampu menjaga ketahanan pangannya.
Baca juga : Kemendag Genjot Ekspor Mamin Di Tengah Covid-19
Ia mengatakan, tujuan impor beras ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan Warga Negara Indonesia, baik yang bekerja maupun melaksanakan ibadah Haji dan umrah.
Bulog juga berencana mengekspor beras renceng kemasan 250 gram yang dijual dengan harga Rp15.000 per kilogram. Umumnya, WNI tidak terlalu menyukai jenis beras yang biasa dikonsumsi Arab Saudi. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya