Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kepercayaan Investor Tinggi, Angkasa Pura II Catatkan Obligasi Rp 2,25 T di BEI
Rabu, 19 Agustus 2020 21:27 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Angkasa Pura II (Persero) mencatatkan Obligasi Berkelanjutan I Angkasa Pura II Tahap II Tahun 2020 senilai Rp 2,25 triliun di Bursa Efek Indonesia (BEI). Obligasi tersebut terbagi dalam 4 seri.
Pertama, Seri A sebesar Rp 32 miliar dengan bunga 7,80 persen per tahun dan jatuh tempo 13 Agustus 2023. Kedua, Seri B sebesar Rp 159 miliar dengan bunga 8,50 persen per tahun dan jatuh tempo 13 Agustus 2025. Ketiga, Seri C sebesar Rp 1,602 triliun dengan bunga 9,10 persen per tahun dan jatuh tempo 13 Agustus 2027. Keempat, Seri D sebesar Rp 457 miliar dengan bunga 9,25 persen per tahun dan jatuh tempo 13 Agustus 2030.
President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, kepercayaan investor di pasar modal cukup tinggi terhadap perusahaan yang dipimpinnya. “PT Angkasa Pura II resmi mencatatkan obligasi berkelanjutan senilai total Rp 2,25 triliun di BEI. Hal ini merupakan sesuatu yang sangat baik karena menandakan kepercayaan investor masih tinggi terhadap PT Angkasa Pura II di tengah adanya tekanan di industri karena pandemi global Covid-19,” ucapnya, dalam keterangan yang diterima RMco.id, Rabu (19/8).
Baca juga : Angkasa Pura I Andalkan Teknologi Canggih Di Bandara
“Pencatatan obligasi ini merupakan salah satu upaya kami dalam melakukan cash management secara ketat di tengah pandemi, di mana kami harus melakukan penyeimbangan antara cash in dan cash out demi menjaga operasional 19 bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II,” tambah Muhammad Awaluddin.
Director of Finance PT Angkasa Pura II Dodit Wiweko Probojakti mengatakan, hasil penerbitan obligasi tersebut akan digunakan perseroan antara lain untuk menjaga operational expenditure/opex maupun memperkuat belanja modal (capital expenditure/capex).
“Tahun ini pun kami melakukan penyesuaian terhadap belanja modal (capex disbursement), di mana belanja modal hanya dialokasikan untuk proyek multiyears dan yang benar-benar signifikan misalnya perencanaan desain Terminal 4 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Tahun ini bukan merupakan tahun ekspansi bagi kami, melainkan bagaimana harus menjaga stabilitas perusahaan,” jelas Dodit.
Baca juga : Protokol Kesehatan Angkasa Pura I Diapresiasi Dua Menteri
Dodit menambahkan, hasil penerbitan obligasi ini membuat perseroan dapat tetap melakukan berbagai persiapan dalam menghadapi tantangan akibat Covid-19, sekaligus nantinya dapat mengakomodir permintaan ketika lalu lintas penerbangan semakin pulih. Saat ini seluruh bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II tetap beroperasi guna menjaga konektivitas penerbangan di Indonesia.
Jaga Kepercayaan
PT Angkasa Pura II bersama stakeholder di 19 bandara saat ini tengah menggalakkan Safe Travel Campaign guna menjaga agar protokol kesehatan dapat dijalankan ketat. “Melalui Safe Travel Campaign, seluruh stakeholder ingin menjaga kepercayaan masyarakat bahwa sektor penerbangan nasional benar-benar menjalankan protokol kesehatan secara ketat,” jelas Muhammad Awaluddin.
Baca juga : Angkasa Pura I Tegas Terapkan Protokol Kesehatan Di Bandara
Seiring dengan meningkatnya kepercayaan, pergerakan penumpang pesawat di bandara-bandara PT Angkasa Pura II berangsur mulai pulih. Sehingga, periode Januari-Juli 2020 perseroan mampu mencetak EBITDA positif. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya