Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sering Dipusingkan Soal Pemasaran
Perajin Asal Baduy Girang Ada Festival Sarung 2019
Senin, 4 Maret 2019 11:07 WIB
Sebelumnya
Sebelumnya, Sekretaris Kemenkop dan UKM Meliadi Sembiring mengatakan, pihaknya sangat mendukung Festival Sarung 2019. Bahkan Kemenkop sudah memulai gerakan pakai sarung setiap Jumat. Karena tujuan bangga bersarung, adalah untuk meningkatkan usaha para UKM pengrajin sarung. Bagaimana bisa meningkat kalau kita sendiri tidak menggunakan apalagi membeli sarung,” imbuhnya.
Untuk diketahui, Festival Sarung Indonesia merupakan gerakan nasional yang didukung oleh 9 Kementerian/Lembaga, di mana Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga dipercayakan sebagai Ketua Dewan Pembina.
Sarung NTT
Sehari sebelumnya, di wilayah timur Indonesia, tepatnya di Nusa Tenggara Timur (NTT), digelar pula Festival Sarung dan Musik NTT di arena Car Free Day di Kota Kupang, NTT, Sabtu (2/3) yang digelar pukul 06.00 hingga 10.00 Wita.
Baca juga : Pemprov NTT Gelar Festival Sarung Tenun
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Julie Sutrisno Laiskodat memastikan, akan menjadikan Festival Sarung dan Musik menjadi agenda rutin tahunan. Kepastian itu mengacu pada animo masyarakat saat itu.Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang Jalan El Tari, Kupang.
Mereka antusias mengikuti kegiatan akbar yang baru pertama kali digelar di NTT itu. Festival tersebut menampilkan 10 ribu peserta yang menari bersama, dengan mengenakan berbagai kain tenun ikat tradisional hasil karya masyarakat Flores, Sumba, Timor, dan Alor (Flobamora).
Tak hanya itu, sebanyak 1.800 pelajar memandu tarian massal Flobamora seperti Gawi, Dolo-Dolo Jai dan Tebe. Selama festival digelar, panitia juga menghadirkan bazar aneka makanan serba kelor dari UMKM, lalu ada instalasi tenun, serta olahraga bersarung.
“Ini luar biasa. Walau baru pertama kali digelar, tetapi antusias masyarakat tinggi. Mereka datang meramaikan dan menampilkan tenun-tenun yang luar biasa kayanya hasil warisan leluhur. Karyanya bervariasi dari 22 kabupaten,” tutur Julie di acara festival.
Baca juga : Antero Batik Mimpikan Kain Sarung Mendunia
Julie menjelaskan, bukan hanya kain tenun yang bervariasi, tetapi melalui kegiatan itu, masyarakat NTT ingin menunjukkan kepada publik nasional dan internasional, bahwa masyarakat NTT bersatu, baik etnis, agama, dan sebagainya. Hal itu sesuai tema yang diusung yakni “Sarung Tenun Ikat NTT Identitas Budaya, Pemersatu Bangsa”.
Kegiatan itu digelar Dekranasda NTT bersama Pemprov NTT. “Ini NTT, ini kita untuk NTT. Kita tunjukkan ke nasional dan internasional, bahwa NTT bersatu menampilkan seluruh kekayaan budanyanya. Kami berterima kasih kepada berbagai pihak yang mendukung. Kegiatan ini kami gelar memang tanpa budget, tanpa biaya, tetapi kita bisa melaksanakan seperti ini, sebuah perkara yang sangat besar,” tuturnya.
Ia menambahkan, Dekranasda NTT akan terus menggelar kegiatan itu secara rutin tiap tahunnya, tentunya dengan dukungan dari Pemprov NTT, terutama atas dorongan Gubernur NTT Victor Laiskodat.
“Kami ingin mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya penenun. Juga untuk membangkitkan kebanggaan di kalangan generasi muda dan kaum milenial terhadap kain sarung NTT,” ujar Julie. Ia menjelaskan, pihaknya akan terus mengupayakan agar tenun ikat NTT diakui sebagai warisan budaya oleh UNESCO.
Baca juga : AP I Aktif Gaungkan Soal Keselamatan Penerbangan
Berdasarkan catatan, Julie yang juga istri Gubernur NTT Victor Laiskodat itu dikenal sebagai “Bunda Tenun NTT”. Ia pernah membawa hasil tenun NTT ke ajang peragaan busana internasional, seperti Paris Fashion Week, London Fashion Week, dan New York Fashion Week. Hasil tenun NTT yang ditampilkan merupakan karya dari berbagai kelompok tenun di NTT. (DWI)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya