Dark/Light Mode

Takut Resesi, Jokowi Kebut Dana Pemulihan Ekonomi..

Selasa, 15 September 2020 06:33 WIB
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah mesti bergerak cepat agar ekonomi kita nggak masuk ke jurang resesi. Apalagi, waktu yang dimiliki pemerintah untuk memulihkan ekonomi, juga semakin mepet, yaitu hanya hingga akhir September ini.

Presiden Jokowi meminta jajarannya untuk percepat pemberian bantuan di tengah pandemi Virus Corona. Bantuan tersebut, untuk menggenjot program pemulihan ekonomi nasional agar Indonesia tidak masuk ke jurang resesi. 

“Kita masih punya waktu sampai akhir September. Sekitar dua minggu untuk meningkatkan daya ekonomi. Karenanya, butuh kerja keras dan dukungan semua pihak supaya ekonomi di kuartal III bisa tumbuh di atas 0 persen,” kata Jokowi saat rapat terbatas Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional melalui video conference, di Jakarta, kemarin. 

Berita Terkait : Pemerintah Endus Peluang Kebut Pemulihan Ekonomi

Daya ungkit yang dimaksud Jokowi adalah, meningkatkan daya beli masyarakat dan konsumsi rumah tangga yang masih menjadi motor utama penggerak roda ekonomi Indonesia. 

Dengan langkah ini, diharapkannya target pertumbuhan ekonomi di atas 0 persen atau tumbuh positif di kuartal III bisa direalisasikan. 

“Saya minta seluruh program insentif yang sifatnya cash transfer agar benar-benar diperhatikan dipercepat penyalurannya,” pesan Presiden. 

Berita Terkait : 2021, PUPR Fokuskan Anggaran Untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi

Meski banyak negara sudah berhasil menekan angka penularan Virus Corona sehingga perekonomiannya perlahan mulai bergerak, Jokowi menyebut, penanganan Covid-19 di Tanah Air tidak bisa dibandingkan dengan negara lain. 

Pasalnya, Indonesia merupakan negara kepulauan. 

“Kita negara kepulauan, karena itu pemahaman penyebaran Covid19 sangat penting untuk menangani pandemi ini. Jadi, penanganannya tidak bisa dibandingkan dengan negara lain yang bukan kepulauan,” tegasnya. 

Berita Terkait : Dukung Pemulihan Ekonomi, Sucofindo dan Pertamina IHC Mantap Bersinergi

Ia pun meminta Menteri Kesehatan dan Komite Satgas untuk fokus dalam penanganan Virus Corona, sehingga hasilnya tiap minggu bisa terlihat angka-angkanya. 

Jokowi juga kembali menegaskan, penegakan disiplin kepada warga dapat ditingkatkan, terutama mengenai pemakaian masker dan physical distancing. 

“Peningkatan penegakan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, terutama mengenai masker dan physical distancing,” pungkasnya. [NOV]