Dark/Light Mode

Sinergi PGN Dan Kebijakan Pemerintah, Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional

Rabu, 21 Oktober 2020 13:54 WIB
Sinergi PGN Dan Kebijakan Pemerintah, Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional

 Sebelumnya 
Direktur Utama PGN, Suko Hartono menambahkan, kebijakan harga gas 6 dolar AS per MMBTU pada tujuh sektor industri tertentu, juga menjadi bentuk dukungan terhadap kebijakan Presiden Jokowi yang mengambil risiko untuk menurunkan harga gas bumi, dengan mengurangi jatah pemerintah. Demi meningkatkan daya saing global tujuh kelompok industri.

Gas bumi memiliki porsi yang cukup besar di beberapa sektor industri pada struktur biaya produksinya. Sehingga, keputusan penurunan harga gas bumi sebagai insentif pemerintah bisa langsung berpengaruh pada daya saing industri dalam negeri di pasar dunia.

Baca juga : Standarisasi Pasar Tani Dukung Petani Naik Kelas

“Selain penerapan protokol Covid-19 yang ketat, pemulihan ekonomi nasional dapat diupayakan melalui berbagai kebijakan. Oleh karena itu, PGN berharap implementasi Kepmen ESDM 89K/2020 dapat berkontribusi optimal dalam pemulihan ekonomi nasional,” ujar Suko.

Tak hanya itu, kebijakan harga gas 6 dolar AS per MMBTU untuk sektor industri tertentu, termasuk bagian dari upaya mewujudkan mimpi energi yang berkeadilan di Indonesia.

Baca juga : Iran Akui 2 Lembaga Pemerintahnya Dihajar Serangan Siber

Gas bumi tidak lagi sekedar komoditi, tetapi menjadi lokomotif pembangunan ekonomi nasional.

Dengan komitmen melaksanakan kebijakan Kepmen ESDM 89.K/2020, PGN akan melakukan aspek-aspek ketersediaan gas bumi, pemerataan akses pemanfaatan gas bumi, dan harga yang kompetitif agar dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Baca juga : BPN Tegaskan Pemkot Bandung Pemilik Lahan Sengketa Di Kiaracondong

“Secara berkelanjutan, PGN akan menjalankan kegiatan operasional dan investasi. Agar dapat menciptakan benefit yang semakin luas bagi perekonomian nasional,” tutup Suko. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.