Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendorong laju perekonomian masyarakat dan menjadi salah satu pilar penting perekonomian Indonesia.
UMKM turut membantu pemerintah dalam menyerap tenaga kerja usia produktif, yang diharapkan mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional. Dengan mengemban peran penting tersebut, UMKM membutuhkan dukungan dari jaringan pasar melalui transaksi jual-beli online atau e-commerce.
Baca juga : PSBB Jakarta Hari Ketiga, Rupiah Masih Tokcer
Tidak hanya untuk operasionalisasi bisnis, e-commerce memudahkan pelaku UMKM memasarkan produknya lebih luas. Apalagi pandemi telah menjadikan masyarakat lebih bergantung pada e-commerce untuk berbelanja dari rumah.
Melihat hal tersebut, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menjalin kerja sama dengan Tokopedia dengan menjadi bank partner bagi seller untuk pencairan hasil penjualan transaksi di toko online itu.
Baca juga : Banyak Obat Kuat, Rupiah Bakal Makin Joss
Kerja sama tersebut didorong oleh komposisi nasabah wirausaha BNI saat ini, yang sebesar 12 persen dari total nasabah BNI.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya