Dark/Light Mode

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, BNI Gelar Program Smartfarming Di 5 Provinsi

Senin, 4 Januari 2021 15:57 WIB
Pegawai BNI (kiri) sedang berbincang-bincang dengan debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI. (Foto: Dok. BNI)
Pegawai BNI (kiri) sedang berbincang-bincang dengan debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI. (Foto: Dok. BNI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Salah satu bentuk dukungan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dalam ikut menyukseskan ketahanan pangan Nasional adalah program BNI Smartfarming. Melalui program tersebut, BNI terus bekerja sama dengan berbagai pihak terkait seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

Bahkan BNI turut melibatkan startup agri teknologi salah satunya PT Mitra Sejahtera Membangun Bangsa (PT MSMB) dalam menginisiasi program Gerakan Menyongsong Pertanian 4.0 sebagai program kegiatan untuk membantu petani meningkatkan hasil budidayanya.

Berita Terkait : Semen Gresik Pasok Produk Unggulan Untuk Pembangunan Tol Semarang-Demak

Direktur Bisnis UMKM BNI Muhammad Iqbal mengatakan, program BNI smartfarming ini lebih menekankan nilai tambah pada peranan BNI dalam memastikan agar para petani mendapatkan akses pembiayaan yang murah & mudah, disertai pendampingan yang memanfaatkan teknologi pertanian digital selama proses budidaya.

"Program BNI smartfarming yang dihadirkan telah dipersiapkan agar sejak awal modal kerja pertanian diterima akan mendapat rekomendasi pertanian yang tepat, sistem pemupukan yang presisi, hingga penanganan hama dan pemanenan," ujar Iqbal di Jakarta, Senin (4/1).

Berita Terkait : Didukung Layanan Wealth Manajemen, Nasabah Emerald BNI Naik 12 Persen

Di sisi lain, perbankan juga memanfaatkan smartfarming melalui dashboard dari aplikasi bertani untuk monitoring onfarm, pendampingan pertanian, yang muaranya untuk dapat memastikan kualitas kredit bank yang lebih baik dan inklusi keuangan di sektor pertanian.

Memasuki musim panen, telah disiapkan fitur di dalam aplikasi agar mengakomodir hasil produksi petani diserap oleh offtaker mitra BNI. Dengan menempatkan alat sensor di lahan, maka kondisi tanaman sejak sebelum, saat tanam, pemeliharaan, hingga pemanenan dapat terpantau secara real time.
 Selanjutnya