Dark/Light Mode

PPKM Mulai Berlaku Besok, BNI Pastikan Kebutuhan Transaksi Keuangan Terpenuhi

Minggu, 10 Januari 2021 12:41 WIB
Relationship Manager sedang berbincang-bincang dengan Nasabah BNI Emerald di BNI Emerald Lounge, Jakarta belum lama ini. (Foto: Dok. BNI)
Relationship Manager sedang berbincang-bincang dengan Nasabah BNI Emerald di BNI Emerald Lounge, Jakarta belum lama ini. (Foto: Dok. BNI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Guna menekan penyebaran virus Covid-19, pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sebagian wilayah Jawa dan Bali mulai dari 11 - 25 Januari 2021. Salah satunya menetapkan sektor keuangan harus terus beroperasi sebagai penyedia jasa yang esensial.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menegaskan siap memberikan pelayanan perbankan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Berita Terkait : Jawa-Bali PSBB Ketat, OJK: Layanan Keuangan Tetap Beroperasi

BNI telah mengatur agar terdapat keseimbangan antara optimalisasi pelayanan dengan keamanan bagi pegawai dan nasabahnya dalam bertransaksi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan mengalihkan operasional sebagian outlet di kota dan kabupaten yang wajib mengimplementasikan PPKM minimal 30 persen, sehingga menekan potensi kerumunan dan pelanggaran physical distancing.

Corporate Secretary BNI Mucharom mengatakan bahwa penyesuaian sesuai dengan instruksi pemerintah yang menetapkan sektor-sektor esensial tetap beroperasi 100 persen dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Berita Terkait : Didukung Layanan Wealth Manajemen, Nasabah Emerald BNI Naik 12 Persen

"Kami juga menerapkan pembagian shift kerja pegawai dan jam operasional yang lebih pendek di area zona merah. Outlet di zona merah beroperasi pada pukul 09.00 - 15.00, sedangkan di area non zona merah mulai 08.00 - 15.00 waktu setempat," ujarnya di Jakarta, Minggu (10/1).
 Selanjutnya