Dark/Light Mode

Angkat Direksi Milenial, BRI Diacungi Jempol

Jumat, 22 Januari 2021 20:31 WIB
Jajaran Direksi BRI baru. (Foto: ist)
Jajaran Direksi BRI baru. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang mengangkat direksi berusia di bawah 45 tahun atau milenial diacungi jempol para ahli dan pengamat BUMN. BRI dinilai berhasil menjalankan regenerasi dengan baik.

Dari RUPSLB BRI kemarin, muncul empat nama baru direksi perseroan; Amam Sukriyanto sebagai Direktur Bisnis Kecil dan Menengah, Agus Winardono sebagai Direktur Human Capital, Viviana Dyah Ayu Retno sebagai Direktur Keuangan, serta Arga Mahanana Nugraha sebagai Direktur Jaringan dan Layanan. Dua nama terakhir merupakan sosok muda dalam jajaran pengurus baru BRI, karena usianya belum mencapai 45 tahun, tepatnya 43 dan 40 tahun.

Sosok-sosok muda yang ditunjuk sebagai direksi tersebut dinilai memiliki kinerja bagus, dan dipercaya bisa membawa perubahan positif dengan semangat dan harapan baru bagi BRI. Regenerasi talenta dilakukan karena sosok-sosok itu sudah dianggap mampu dan kompeten untuk menduduki posisi strategis di perusahaan.

Pengamat BUMN dari Universitas Indonesia (UI), Toto Pranoto mengayakan, perbankan jenis industri yang highly regulated, jadi persyaratan kompetensi dan integritas sangat tinggi. Kalau ada eksekutif yang diusulkan masuk ke jajaran BOD (Board of Director) sekelas BRI berarti sudah dianggap memenuhi persyaratan, dan mereka masuk dalam pipeline talent management di Kementerian BUMN.

Baca juga : Kongkow Usai Divaksin Covid, Raffi Ahmad Bakal Dipanggil Polisi

“Bankir usia muda di jajaran direksi berarti regenerasi berjalan baik,” ujarnya, Jumat (22/1).

Pendapat senada disampaikan Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Piter Abdullah. Menurutnya, kehadiran generasi milenial dalam jajaran direksi bank bukan masalah. Piter yakin pemilihan direksi bank melalui RUPLSB sudah dilakukan sesuai kaidah, dan mereka yang terpilih adalah sosok-sosok berintegritas serta dianggap memiliki kompetensi cukup.

“Apakah milenial dipastikan tidak baik? Atau sebaliknya mereka yang sudah tua pasti baik? Sementara mereka nantinya harus lulus fit and proper test di OJK. Itu artinya (direksi baru) punya kompetensi dan punya integritas. Menurut saya baik-baik saja, CEO perusahaan sekarang ini banyak yang milenial,” tutur Piter.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira mengatakan, penunjukkan sejumlah direksi baru BRI dari kalangan milenial cukup menarik. Menurutnya, keberadaan milenial di jajaran pengurus BRI membuka harapan adanya ekspansi digital yang lebih masif dari bank milik negara itu.

Baca juga : Hujan Ringan Diprediksi Rabu Pagi Di Sebagian Jakarta

“Dengan usia yang masih muda ada harapan BRI makin ekspansi di digital bank khususnya dalam pelayanan ke UMKM,” ujarnya.

Menurut dia, pemilihan direksi bank yang berusia muda juga berkaitan dengan tantangan dari munculnya neo bank, jenis bank yang full digital. “Jadi kita tunggu saja apa kinerja BRI bisa lebih baik dalam pemulihan sektor UMKM ke depannya,” tutur Bhima.

Sebagai catatan, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pernah menyebut keinginannya untuk mulai memberikan 15 persen kursi pengurus di BUMN kepada kelompok perempuan dan generasi milenial. Hal ini dilakukan karena BUMN memiliki salah satu tugas yakni membangun talenta berkualitas.

"Saya ingin komposisi direksi BUMN ada 15 persen dari perempuan. Saya juga mau ada direksi BUMN ada yang usianya di bawah 40 tahun, jumlahnya paling tidak 15 persen," kata Erick, Sabtu (16/1).

Baca juga : Kendaraan Patroli Militer Israel Dihantam Bom

BRI sendiri dikenal sejak lama sebagai BUMN yang memiliki fokus menyiapkan talenta muda berkualitas sebagai bentuk regenerasi. Para talenta muda kerap mendapat dorongan dari BRI untuk meningkatkan kualitas dengan mendapat fasilitas pendidikan atau beasiswa agar dapat mengenyam pendidikan di berbagai universitas kelas dunia. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.