Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Imbas Pedagang Mogok
KPPU Investigasi Kenaikan Harga Daging Sapi Di Pasar
Sabtu, 23 Januari 2021 05:33 WIB
Sebelumnya
“Merekalah yang menjual daging sapi ke pedagang eceran di pasar tradisional atau supermarket, sebelum akhirnya sampai di tangan konsumen. Proses panjang ini tentu menimbulkan biaya tambahan yang tidak sedikit,” jelas Felippa.
Terkait rencana impor untuk menyelesaikan masalah ini, menurut Felippa, itu langkah strategis yang bisa dilakukan. Apalagi mempertimbangkan adanya siklus tahunan kenaikan permintaan jelang Ramadan dan Idul Fitri.
Menurut dia, impor bisa jadi kebijakan efektif kalau diikuti data yang akurat dan perkiraan waktu yang tepat dalam eksekusinya.
“Sistem kuota sudah terbukti rawan pelanggaran. Ini perlu dievaluasi oleh Pemerintah,” tegasnya.
Baca juga : Diungkap Kementan, Stok Daging Sapi Dan Kerbau Masih Aman
Penuhi Tuntutan
Sementara, para pedagang daging sapi menghentikan aksi mogok jualan. Pasalnya, Pemerintah menanggapi secara serius tuntutan asosiasi pedagang.
Ketua Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) Asnawi mengatakan, tuntutan yang dipenuhi itu khususnya terkait stabilisasi harga dan kelancaran pasokan daging sapi.
“Kami mengimbau kepada teman-teman pedagang daging, mohon kiranya sudah berdagang kembali,” ajaknya.
Baca juga : BUMD Siap Gelontorkan 780 Ton Daging Sapi Beku
Asnawi mengungkapkan, tuntutan yang dipenuhi, pertama, tuntutan menstabilkan harga sapi potong di tingkat feedloter, RPH dan harga di pasaran.
Kedua, memastikan kelancaran dan ketersediaan pasokan sapi potong dan daging untuk pedagang. Ini dikabulkan dengan penetapan harga timbang karkas di RPH tidak lebih dari Rp 94 ribu per kilogram (kg), atau setara dengan timbang hidup sapi Rp 46 ribu - Rp 47 ribu per kg.
Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan (Kemendag) Suhanto mengatakan, stok daging sapi saat ini masih tersedia. Pemerintah menjamin permintaan daging sapi di pasar rakyat dapat terpenuhi.
“Saat ini stok daging sapi tersedia cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional. Kementerian Perdagangan terus berupaya menjaga stok agar masyarakat tetap memiliki akses ke daging sapi,” katanya.
Baca juga : Tinjau Pengungsi Banjir Bandang Bogor, Muhadjir Kasih Bantuan Masker Dan Pangan
Suhanto mengaku, Kemendag telah berkoordinasi dengan APDI. Kemendag juga telah bertemu dengan para importir sapi bakalan dan mengimbau untuk membantu menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga sapi bakalan sampai di RPH. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya