Dewan Pers

Dark/Light Mode

Jateng Dapat 421 Ribu Vaksin

Ganjar Ingatkan Warga Jangan Sampai Lengah

Selasa, 8 Desember 2020 07:21 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (foto/ist)
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (foto/ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Provinsi Jawa Tengah (Jateng) bakal mendapat jatah 421.000 dosis vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat pada tahap pertama.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mewanti-wanti warganya tetap waspada dan tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes).

“Jangan sampai lengah. Nggak pakai masker dan sebagainya. Jangan dong. Kita harus tetap disiplin soal protokol kesehatan (prokes),” tegas Ganjar di Semarang, Jateng, kemarin.

Politikus PDIP ini lantas memaparkan hasil survei sejumlah lembaga terkait ketaatan masyarakat Indonesia dalam menjalankan prokes 3M (Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak) yang belakangan terus menurun.

Berita Terkait : Jelang Pencoblosan, Bawaslu Ingatkan Depok Dan Medan Paling Rawan

Dia bilang, penurunan ketaatan masyarakat dalam menjalankan prokes sangat berbahaya. Karena itu, dia memerintahkan jajaran Pemerintah Provinsi Jateng agar melakukan pengetatan prokes.

“Hotel-hotel, tempat pariwisata, sekolah diketatkan. Jam malam diperketat lagi, pembatasan pada masyarakat juga harus ditingkatkan. Saya minta kesadaran masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan,” imbaunya.

Terkait program vaksinasi Covid-19, menurut Ganjar, jatah vaksin di tahap pertama ini diprioritaskan bagi tenaga kesehatan. “Yang lain sabar ya,” imbuhnya.

Ganjar telah menyiapkan pelatihan pemberian vaksin Covid-19 untuk masyarakat, termasuk penataan antrean agar bisa dipahami prosedurnya. “Untuk yang datang ini, memang masih kecil, tapi masih ada sumber lain selain dari China.

Berita Terkait : Airlangga: Vaksin Dongkrak Pede Kita Sebagai Bangsa

Untuk itu, masyarakat nggak usah cemas, kita akan siapkan tata cara antreannya,” ujarnya. Seperti diketahui, vaksin Covid-19 buatan perusahaan Sinovac Biotech, China, telah tiba di Indonesia Minggu, (6/12).

Pada pengiriman tahap pertama ini, pemerintah mendatangkan 1,2 juta dosis. Dari jumlah itu, Jateng dijatah mendapat 21.252.000 dosis vaksin Covid-19 secara bertahap.

Di tahap pertama Jateng mendapat jatah 421.000 dosis. “Sebanyak 21 jutaan vaksin yang bakal diterima itu nantinya akan disuntikkan kepada masyarakat di 35 kabupaten/kota, yakni masyarakat dengan rentang usia antara 18-59 tahun dan tidak ada penyakit bawaan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo.

Terkait dengan program vaksinasi tersebut, Dinas Kesehatan Jateng telah menyiapkan 2.708 vaksinator dan melakukan pelatihan agar pemberian vaksin yang dilakukan di 1.228 fasilitas kesehatan di seluruh Jateng berjalan lancar.

Berita Terkait : Wali Kota Bekasi Ingatkan Warganya Terapkan Protokol Kesehatan

Pihak yang akan menerima vaksin pada tahap pertama adalah petugas kesehatan yang melakukan penanggulangan Covid-19, termasuk tenaga kesehatan TNI/Polri.

Saat ini Dinas Kesehatan Jateng dan sejumlah tenaga kesehatan juga sedang melakukan pembahasan dengan Kementerian Kesehatan berkaitan dengan program vaksinasi Covid19.

“Yang perlu disiapkan adalah pendingin untuk menyimpan vaksin, dengan suhu antara -20 sampai -40 derajat Celcius. Sebab, tidak semua daerah di Jateng bisa menyediakannya,” tandasnya. [DIR]