Dark/Light Mode

Kisah Bahagia Di Tengah Pandemi, UKM Masih Tetap Ekspor

Selasa, 23 Februari 2021 15:01 WIB
Produk meubel dan furniture Adi diproduksi di Sentra Industri Mebel dan Kerajinan, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. (Foto: Dok. BNI)
Produk meubel dan furniture Adi diproduksi di Sentra Industri Mebel dan Kerajinan, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. (Foto: Dok. BNI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pandemi tidak selamanya menyisakan cerita duka dan kelam. Ditengah upaya bersama pemerintah dan masyarakat untuk menekan penyebaran Covid–19, ada cerita bahagia yang melegakan dan datang dari para pejuang ekonomi nasional.

Sebuah kisah berasal dari Supriyadi dan Adi Dharma, keduanya adalah pengusaha tangguh yang berhasil mengekspor meubel dan furniture ke berbagai negara, ditengah awan kelam tengah menggelayut dunia akibat wabah. Supriyadi, akrab dipanggil Supri, memimpin PT Kharisma Rotan Mandiri dari Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Berita Terkait : BNI Dan Satgas Covid-19 Sosialisasikan Penanganan Limbah Masker

Dari Glatak, Supri menduniakan produk–produk anyaman rotan berkualitas tinggi ke berbagai negara seperti Amerika Serikat, Eropa (Jerman, Perancis, Belgia), Uni Emirat Arab dan Tiongkok. Produk-produk yang dihasilkan dari usaha kecilnya ini, 100 persen dijual ke luar negeri.

Aliran ekspor Supri tidak berhenti selama Pandemi, malah meningkat tajam, sampai separuhnya, alias 50 persen dari ekspor di saat normal sebelum pandemi sekalipun. Selama wabah, permintaan meubel atau furniture malah meningkat. Ada 300 karyawan yang terhidupi oleh suksesnya Supri ini.

Berita Terkait : Perjalanan Kereta Api di Wilayah Daop 1 Jakarta Terganggu, KAI Mohon Maaf

Berkat ekspor ini pun, workshop Supri di Glatak tetap bergerak dan bergairah di atas lahan 8.000 meter persegi. Supri yang kini masih memegang amanah sebagai Ketua DPP Himpunan Industri Meubel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), periode 2020–2023, mengatakan tidak akan pernah melupakan semua pihak yang turut membantu usahanya ini.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, turut membantu Supri di saat usahanya tengah butuh dukungan, yaitu sejak 1998, atau ketika krisis melanda nusantara.

Berita Terkait : BNI Sempurnakan Pengelolaan Kartu Tani 2021

BNI memberi Supri fasilitas pembiayaan berupa Kredit Investasi dan Kredit Modal Kerja dengan suku bunga yang kompetitif, juga memudahkan penggunaan fasilitas pendukung ekspor seperti Letter Of Credit (LC), Simpanan Valas, fasilitas Trade Finance, sehingga usaha dan ekspornya tetap moncer.
 Selanjutnya