Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Digandeng Petrokimia Gresik
PPI Ngebet Kerek Penjualan Pupuk Nonsubsidi
Rabu, 10 Maret 2021 09:44 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PPI dan Petrokimia Gresik berkolaborasi meningkatkan penjualan pupuk nonsubsidi, dengan menandatangani Joint Business Planning (JBP) Retail Management atau Customer Centric Model (CCM) di Gresik, Jawa Timur.
CCM merupakan salah satu program inovasi Petrokimia Gresik untuk meningkatkan penjualan pupuk nonsubsidi di pasar ritel. Dengan menyediakan pupuk berkualitas, serta nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan tanaman. Ini erupakan strategi pendekatan pemasaran dan penjualan yang fokus terhadap kebutuhan dan keinginan konsumen, untuk meningkatkan market share produk.
Baca juga : Diganggu Corona, Penjualan Mobil Astra Grup Nyungsep
Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Regional Manager (RM) PPI Surabaya, Cipto Hartoyo, program tersebut berfokus pada kemitraan strategis dengan distributor, kios, dan petani. Serta membangun kekuatan digital dalam rantai pasok produk pupuk, di samping memberikan pelayanan ekstra kepada pelanggan. "Program ini diinisasi untuk meningkatkan penjualan pupuk nonsubsidi," jelas Cipto dalam keterangan resminya, kemarin.
Cipto melanjutkan, CCM juga berupaya meningkatkan sistem manajemen distributor excellence, memperkuat hubungan dengan distributor, retailer dan petani, memberikan input produk yang dibutuhkan oleh customer. Ia menekankan, langkah ini akan memberikan posisi yang bagus dan dominan di sektor agroindustri melalui sistem CCM. Di mana tujuannya adalah untuk meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya mengurangi ketergantungan terhadap pupuk bersubsidi.
Baca juga : Pandemi Covid-19 Kerek Penjualan Produk Makanan Sehat Lifetime
"Kami sebagai distributor, tentu akan sangat terbantu dalam peningkatan service excellence kepada retailer dan petani," ujar Cipto.
Vice President Sales & Networking Domestic PPI Jakarta, Hemly Jambo menjelaskan, perdagangan sarana produksi pertanian (saprotan) tersebut merupakan bisnis regular dan captive PPI dalam kelompok produk nonpangan. Perseroan, yang merupakan anggota Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Klaster pangan ini, akan terus meningkatkan synergi value dengan principal Pupuk Indonesia beserta holding-nya.
Baca juga : Menko Perekonomian Apresiasi Dukungan TNI Dalam Penanganan Covid-19
“Ini adalah strategic initiative yang akan dikembangkan dalam rencana kerja PPI di klaster pangan. Peningkatan market share akan kami gembleng di tahun ini,” tegasnya. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya