Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) menargetkan pangsa pasar 48,1 persen dan penjualan 31,220 unit pada tahun ini.
Hal tersebut dikatakan Presiden Direktur KTB, Naoya Rocky Takai pada acara Media Gathering 2021 yang digelar virtual, Selasa (30/3).
KTB memprediksi permintaan pasar kendaraan niaga di 2021 akan meningkat 30 persen atau setara dengan 64,900 unit berdasar pada kondisi terkini pasar otomotif. Meski pandemi Covid-19 masih akan berlanjut di 2021, KTB berharap permintaan pasar akan membaik.
Menurut Rocky, KTB akan tetap bersikap positif dan fokus target pangsa pasar tinggi seperti di 2020. KTB akan menghadirkan serta memperkuat solusi digital melalui integrasi data dari berbagai sistem digital yang perseroan miliki seperti Runner Telematics, Dealer Management System (DMS) serta berbagai sumber lain terkait data informasi pelanggan.
Baca juga : Saksi Ungkap Kronologi Uang Sewa Pesawat Pribadi, Permintaan Juliari?
“Kami ingin menjadi partner yang lebih dekat kepada pelanggan dan menyediakan layanan professional,” ujarnya.
Pada kesempatan ini, KTB menginformasikan kerjasamanya dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui penguatan sistem Runner Telematics terhadap regulasi Kemenhub PM 60 / 2019 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Barang Dengan Kendaraan Bermotor di Jalan.
Kepala Sub Direktorat Angkutan Barang Direktorat Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan, Alexander Hilmi Perdana mengatakan, sampai dengan saat ini, Fuso masih menjadi satu-satunya brand kendaraan niaga yang sudah siap mendukung Kemenhub dalam mewujudkan manajemen lalu lintas yang baik. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan jalan melalui sistem Runner Telematics.
Pada pelaksanaan teknisnya, parameter sistem GPS diatur dalam regulasi KP 2081/AJ801/DRJD/2019 Tentang Petunjuk Teknis Alat Pemantau Pergerakan Kendaraan Secara Elektronik Pada Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum. Adapun parameter yang harus dimiliki adalah: pengawasan kendaraan secara realtime; monitor kecepatan dan lokasi kendaraan pada peta; info lokasi keberangkatan dan kedatangan kendaraan; info rute, dan titik angkut/titik kirim.
Baca juga : Moeldoko: Jangan Bawa-bawa Presiden Dalam Persoalan Ini
Kemudian, pembatasan wilayah secara digital; lama waktu berkendara, jarak berkendara, durasi berhenti, durasi mengemudi, lama waktu mesin beroperasi; peringatan pelanggaran batas kecepatan; manajemen aset, dokumen kendaraan; manajemen pengemudi; histori rute yang dilalui; info volume BBM dalam tangki; info durasi kendaraan dalam keadaan diam. Semua fungsi tersebut tersedia dalam sistem Runner Telematics yang dapat diakses oleh sistem Kemenhub.
Direktur Marketing KTB, Duljatmono mengatakan, KTB juga senatiasa mensosialisasikan teknologi common-rail kepada pelanggan, untuk memastikan FUSO siap menghadapi Euro4. Fighter, produk MDT dari Mitsubishi Fuso, yang sudah dilengkapi dengan mesin common-rail, menerima banyak feedback positif dari pelanggan.
Common-rail merupakan prasyarat implementasi Euro4, dengan konsumsi bahan bakar efisien dan dapat meningkatkan kenyamanan pengemudi sehingga lebih aman.
Sejak diperkenalkan di 2019, penetrasi Fighter telah mencakup hampir seluruh wilayah operasional di Indonesia. Area penetrasi tertinggi adalah Sumatera, diikuti Kalimantan, dan kemudian menyebar di seluruh wilayah Indonesia.
Baca juga : Kemenkes Targetkan 7 Persen Warga Yang Ogah Divaksin Segera Teredukasi
Selama masa transisi, KTB akan mempersiapkan infratruktur yang dibutuhkan terutama pada kesiapan operasional Dealer sehingga ketika Euro4 diimplementasikan, KTB siap memberikan dukungan penuh kepada pelanggan. [DIT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya