Dark/Light Mode

Dorong Ketahanan Pangan Dan Kesejahteraan

Pemerintah Tebar Beragam Stimulus

Jumat, 4 Juni 2021 05:13 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada acara Silaturahmi Peternak dan Kampanye Makan Ayam dan Telur” di IPB International Convention Center, Bogor, Kamis (3/6/2021). (Foto : Kemenko Perekonomian).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada acara Silaturahmi Peternak dan Kampanye Makan Ayam dan Telur” di IPB International Convention Center, Bogor, Kamis (3/6/2021). (Foto : Kemenko Perekonomian).

RM.id  Rakyat Merdeka - Sejak kuartal I-2021 ekonomi Indonesia terus mengalami pertumbuhan yang signifikan, meski masih terjadi kontraksi. Pemerintah pun telah menyiapkan strategi dan menebar beragam stimulus.

Menteri Koordinator Bi­dang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, dari sisi lapangan usaha, 64,13 persen ekonomi Indonesia berasal dari sektor pertanian, industri, per­dagangan, konstruksi dan per­tambangan.

“Dari kelima sektor terse­but, hanya sektor pertanian yang masih mengalami laju pertumbuhan positif sebesar 2,15 persen (year on year/yoy),” kata Airlangga dalam acara Sila­turahmi Peternak dan Kampanye Makan Ayam dan Telur di IPB International Convention Center, Bogor, kemarin.

Baca juga : Mentan SYL Pastikan Pemerintah Komitmen Sejahterakan Peternak

Menurutnya, sektor pertanian tetap tangguh selama pandemi Covid-19 dengan kontribusi nilai ekspor mencapai 0,4 miliar dolar AS atau tiga persen dari total ekspor Indonesia.

Jumlah ekspor tersebut mengalami kenaikan signifikan di masa pandemi Covid-19, sebe­sar 16,2 persen (yoy) dan 20,8 persen secara bulanan.

“Untuk menguatkan ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani/nelayan, pemerintah telah menyiapkan stimulus yang dikeluarkan untuk tetap menjaga kinerja di kedua sektor ini,” terang Ketua Umum Partai Golkar itu.

Baca juga : Tok! Pemerintah Tak Berangkatkan Haji Pada Tahun Ini

Ada pun stimulus yang dikeluarkan antara lain, program Padat Karya Pertanian, pro­gram Padat Karya Perikanan, Banpres Produktif UMKM Sektor Pertanian, Subsidi Bunga Mikro/Kredit Usaha Rakyat dan dukungan Pembiayaan Koperasi dengan Skema Dana Bergulir.

Menurut Airlangga, program strategis sektor pangan dan pertanian tahun 2021 mulai dari stabilitas harga dan paso­kan pangan, pengembangan hortikultura orientasi ekspor, kemitraan closed loop hortikul­tura, peremajaan sawit rakyat hingga pengembangan industri rumput laut.

Selain itu, pemerintah juga telah menyusun kebijakan da­lam menjaga rantai ketahanan pangan nasional.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.