Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dorong Ketahanan Pangan Dan Kesejahteraan
Pemerintah Tebar Beragam Stimulus
Jumat, 4 Juni 2021 05:13 WIB
Sebelumnya
Pertama, implementasi Undang-Undang Cipta Kerja terkait penyederhanaan, percepatan, kepastian dalam perizinan, serta persertujan ekspor impor.
Kedua, digitalisasi UMKM yang merupakan bentuk realisasi dari dua agenda besar pemerintah saat ini, yaitu agenda Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan transformasi digital.
Ketiga, sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dimaksimalkan untuk distribusi hasil pertanian dari sentra produksi ke sentra konsumen. Yaitu pengembangan sistem logistik pangan berbasis transportasi kereta api dalam bentuk distribusi bahan pangan ke wilayah timur.
Baca juga : Mentan SYL Pastikan Pemerintah Komitmen Sejahterakan Peternak
Keempat, penguatan kerja sama antardaerah, khususnya dalam pemenuhan pangan. Kelima, pembentukan Holding BUMN Pangan dalam penguatan ekosistem pangan nasional.
“Program-program di sektor pertanian dan perikanan terus dijalankan untuk penguatan ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani/nelayan,” jelas Airlangga.
Khusus industri perunggasan, menurut eks anggota DPR itu, industri ini merupakan salah satu industri yang telah mengakar dan menjadi budaya masyarakat untuk menghasilkan produk yang berkualitas.
Baca juga : Tok! Pemerintah Tak Berangkatkan Haji Pada Tahun Ini
Pemerintah juga akan mendorong hilirisasi di industri perunggasan. Hilirisasi ini akan sangat membantu peternak dengan peningkatan konsumsi yang akan mendongkrak permintaan daging ayam dan telur.
Dengan peningkatan konsumsi daging dan telur ayam ras, maka optimalisasi sumber daya produksi dapat dilakukan dan diharapkan peternak ayam lebih sejahtera.
“Ke depan, ayam maupun telur diharapkan bisa menyelesaikan persoalan kebutuhan gizi yang dapat mendorong imunitas dan pencegahan Covid-19,” pungkas Airlangga. [NOV]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya