Dewan Pers

Dark/Light Mode

1 Tahun Implementasi AKHLAK Di AP II, Dorong Kinerja Dan Inovasi Di Tengah Pandemi

Jumat, 30 Juli 2021 23:10 WIB
Petugas di Bandara Soekarno-Hatta melayani penumpang pesawat dengan ramah. (Foto: Dok. AP II)
Petugas di Bandara Soekarno-Hatta melayani penumpang pesawat dengan ramah. (Foto: Dok. AP II)

RM.id  Rakyat Merdeka - Transformasi budaya SDM berbasis AKHLAK mampu mendorong PT Angkasa Pura II (Persero) [AP II] untuk dapat selalu meningkatkan kinerja dan melahirkan berbagai inovasi meski berada di tengah pandemi Covid-19. AKHLAK adalah nilai organisasi yang dideklarasikan Kementerian BUMN pada 1 Juli 2020 dan ditetapkan di seluruh BUMN. AKHLAK merupakan akronim dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Di dalam kegiatan Refleksi 1 Tahun Implementasi AKHLAK sebagai Nilai Perusahaan AP II Group, President Director AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, nilai-nilai di dalam AKHLAK yang dideklarasikan Kementerian BUMN mampu mendorong SDM AP II lebih berani keluar dari zona nyaman dan meninggalkan pola pikir lama.

“Sejak Juli 2020, AP II menerapkan AKHLAK sebagai core values perusahaan. Refleksi 1 Tahun Implementasi AKHLAK ini menjadi suatu momentum transformasi budaya SDM AP II untuk dapat meninggalkan zona nyaman serta mengubah pola pikir lama,” ucapnya, dalam keterangan yang diterima RM.id, Jumat (30/7).

Berita Terkait : Bandara Internasional Lombok Siap Dukung Perhelatan Superbike Di The Mandalika

Muhammad Awaluddin memastikan, SDM AP II selalu berpegang pada nilai Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif dalam menjaga operasional bandara, menjaga konektivitas udara nasional, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Ini yang membuat setiap insan AP II tetap kuat, mampu beradaptasi, tidak mudah menyerah dan bersama-sama melewati kondisi sulit di tengah pandemi guna memastikan seluruh bandara yang kami kelola mampu mendukung sektor penerbangan nasional serta menjaga konektivitas udara Indonesia,” terangnya.

Di tengah pandemi ini, bandara-bandara yang dikelola AP II dapat mempertahankan operasional dalam melayani seluruh jenis penerbangan reguler maupun penerbangan dalam rangka repatriasi WNI, penerbangan membawa bantuan penanganan pandemi, hingga penerbangan membawa vaksinasi. Bandara Soekarno-Hatta sebagai bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia serta pintu gerbang utama negara bahkan tetap dioperasikan 24 jam setiap harinya.

Berita Terkait : 6 Tips Atasi Coronasomnia, Gangguan Tidur Di Tengah Pandemi Covid-19

Kesuksesan dalam mempertahankan operasional bandara dan memberikan pelayanan ini berkat kemampuan SDM AP II dapat menerapkan nilai-nilai yang ada di dalam AKHLAK.

Program AKHLAK
Dalam 1 tahun implementasi AKHLAK sebagai core values, AP II telah menjalankan sejumlah program untuk pemahaman budaya tersebut. Antara lain Akhlak in Mobile Learning, Culture Summit, Culture Story, dan diperkuat dengan sejumlah serial webinar serta Leaders Talk.

AP II juga melahirkan program Angkasa Muda untuk mendorong milenial sebagai agen perubahan di perseroan dalam memperkenalkan nilai AKHLAK dengan cara-cara kreatif dan inovatif. Muhammad Awaluddin mengatakan transformasi budaya SDM berbasis AKHLAK sangat mendukung transformasi digital yang dijalankan AP II sejak 2016. 

Berita Terkait : Wagub DKI: Pengelola Kremasi Jangan Cari Untung Di Tengah Pandemi

Transformasi digital AP II kini tengah menapaki kurva kedua transformasi dengan mengusung tema The Great 2020 yaitu Go Global, Resilient in Operation, Enthusiasm in Service, Accelerating in Business, dan Talent Development. “Penerapan AKHLAK sebagai core values akan mendukung kesuksesan transformasi digital AP II menuju Airport Enterprise Leader in The Region,” ujar Muhammad Awaluddin. [USU]