Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kerek Omzet, AKKI Ajak UMKM Manfaatkan Platform Digital
Sabtu, 14 Agustus 2021 17:01 WIB
Sebelumnya
Founder AKKI Ignazio Marco Widodo menambahkan, AKKI sendiri merupakan platform yang dapat digunakan generasi muda Indonesia untuk berbagi cerita dan bertukar inspirasi, tentang perbuatan-perbuatan baik yang mereka lakukan untuk membangun negeri tercinta Indonesia ini.
AKKI digagas oleh dua anak muda Indonesia Effan Audi Khalif dan Ignazio Marco Widodo, setahun lalu, waktu mereka duduk di kelas 11 SMA di Jakarta Intercultural School (JIS).
"ini merupakan social movement yang bertujuan untuk mengajak generasi muda agar lebih mau mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," tuturnya di kesempatan yang sama.
Baca juga : Kemenkominfo Ajak Masyarakat Buat Rekam Jejak Digital Positif
Sementara, Founder of Marketing Creative Agency Firdaus Setyo Nugroho menambahkan, social media marketing atau pemasaran media sosial (SMM) merupakan bentuk pemasaran digital yang menggunakan platform sosial dan situs web jaringan, untuk mempromosikan produk atau layanan organisasi.
Terutama melalui cara berbayar dan tidak berbayar. Ia menyebutkan setidaknya ada lima manfaat menggunakan social media marketing. Yaitu, tetap menjadi top of mind, dapatkan ide konten baru, menajemen reputasi online, kemampuan iklan berbayar yang diperluas dan sebagai media penghasil pendapatan yang efektif.
"Yang terpenting harus rajin bikin konten di sosial media untuk promo bisnis. Karena secara tidak langsung akan mendorong omzet," imbaunya.
Baca juga : Kepala BPIP Ajak Ulama Bantu Jelaskan Bahaya Corona
Terpisah, Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan sistem digital bagi UMKM menjadi strategis untuk dikembangkan oleh pelaku usaha untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional dan tetap bertahan di masa disrupsi pandemi Covid-19.
"Pada era disrupsi ini, digitalisasi semakin relevan dan strategis bagi UMKM untuk tetap bertahan dan berperan sebagai penggerak utama pemulihan ekonomi," ujar Wapres pada peringatan Hari UMKM Nasional Tahun 2021 secara daring.
Menteri Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki mengungkapkan UMKM masih kurang dalam pemanfaatan teknologi dan inovasi. Per Juni 2021 baru 14,6 juta UMKM yang onboarding di ekosistem digital.
Baca juga : Kartu Fisik Distop, Begini Cara Mendapatkan Kartu Nikah Digital
"Saya kira pandemi Covid-19 sangat signifikan mendorong transformasi, akselerasi UMKM go digital. Sebelum pandemi Covid-19 baru 8 juta UMKM yang onboarding di ekosistem digital selama 8 tahun, sekarang hanya dalam waktu 1,5 tahun sudah 14,6 juta UMKM, Ini saya kira sudah cukup baik," ujar Teten.
Target Kemenkop UKM nantinya akan ada 30 juta UMKM yang onboarding di ekosistem digital pada tahun 2024. Dan ini artinya yang disasar adalah pelaku usaha mikro dengan kapasitas produksi dan juga daya saing produknya yang terbatas. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya