Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Calon Penumpang Pesawat Di Bandara AP I Wajib Pakai Aplikasi PeduliLindungi
Sabtu, 21 Agustus 2021 20:40 WIB
Sebelumnya
Sebagai informasi, berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 4642/2021, terdapat 742 laboratorium yang terintegrasi dengan NAR.
Setelah melakukan tes Covid-19, calon penumpang harus memastikan layanan kesehatan/ laboratorium tempat mereka melakukan tes tersebut mengunggah hasil tes mereka ke aplikasi PeduliLindungi.
Calon penumpang dapat memastikan dengan mengecek menu "Paspor Digital" pada menu di aplikasi PeduliLindungi atau melalui web cekmandiri.pedulilindungi.id.
Kemudian, calon penumpang dapat mengisi data electronic Health Alert Card (e-HAC) yang juga terintegrasi di aplikasi PeduliLindungi tersebut.
Bagi masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi Covid-19, data surat vaksin sebagai salah satu syarat penerbangan juga dapat dibuka di aplikasi PeduliLindungi.
Calon penumpang bisa melakukan tes Covid-19 di salah satu laboratorium yang sudah terintegrasi dengan NAR agar lolos validasi dokumen syarat terbang ketika dilakukan pemeriksaan oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan atau KKP di bandara.
Baca juga : Biaya Tes PCR Di Bandara Turun, AP I Prediksi Trafik Penumpang Meningkat
"Setelah dokumen syarat penerbangan diunggah dengan lengkap dan benar, calon penumpang pesawat udara cukup menunjukkan barcode yang tersedia di aplikasi tersebut kepada petugas verifikator atau petugas KKP yang bertugas di pintu masuk terminal keberangkatan di bandara," ujar Faik Fahmi.
Selain mempercepat proses verifikasi dokumen syarat penerbangan, penggunaan aplikasi PeduliLindungi juga dapat mencegah tindakan pemalsuan hasil rapid test antigen, RT-PCR, atau sertifikat vaksin.
Integrasi ini akan sangat memberikan kemudahan bagi petugas verifikator dan bagi para pelaku perjalanan udara.
Angkasa Pura I juga telah menyediakan QR Code/Barcode check points di beberapa titik area di masing-masing bandara. Ini untuk pemindaian oleh calon penumpang menggunakan aplikasi PeduliLindungi yang berguna untuk tujuan pelacakan atau tracing and tracking.
Faik mengatakan, Angkasa Pura I bekerja sama dengan seluruh stakeholder bandara untuk memastikan kelancaran implementasi kebijakan ini.
Penerapan prosedur protokol kesehatan di lapangan senantiasa berjalan secara ketat untuk mencegah dan menekan laju penularan Virus Corona melalui transportasi udara.
Baca juga : Wagub Sumbar: Warga Minang Bangga Puan Pakai Busana Bundo Kanduang
Di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali khususnya, berbagai upaya telah dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jasa bandara, di antaranya adalah dengan instalasi perangkat sinar ultraviolet untuk sterilisasi fasilitas Baggage Handling System dan eskalator.
Serta seluruh gerai komersial yang telah mendapat sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
"Mayoritas personel garis depan kami yang berhubungan langsung dengan pelayanan penumpang telah menerima vaksinasi," ujarFaik Fahmi.
Adapun panduan umum penggunaan aplikasi PeduliLindungi bagi penumpang pesawat udara yaitu:
1. Unduh aplikasi PeduliLindungi di ponsel melalui Google Play atau App Store.
2. Pilih menu daftar dan mengisi nama lengkap, nomor ponsel, dan email.
Baca juga : BI Dan Jepang Perkuat Transaksi Pakai Rupiah Dan Yen
3. Aktifkan lokasi, akses media, dan file serta kamera.
4. Untuk melihat sertifikat vaksin dan hasil tes Covid-19, silahkan pilih menu "Paspor Digital".
5. Untuk mengisi e-HAC Indonesia, dapat memiluh menu "Electronic Health Alert Card".
6. Untuk melihat daftar fasilitas dan layanan kesehatan (fasyankes) yang terafiliasi dengan sistem NAR dapat mengakses https://www.litbang.kemkes.go.id/laboratorium-pemeriksa-covid-19/
7. Hasil Tes Covid-19 dan Vaksinasi dapat dilihat melalui https://cekmandiri.pedulilindungi.id/.
Informasi layanan pelanggan dan lebih jauh mengenai penggunaan aplikasi PeduliLindungi dapat menghubungi nomor kontak layanan pelanggan PeduliLindungi di 119. [FAZ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya