Dark/Light Mode

Biaya Tes PCR Di Bandara Turun, AP I Prediksi Trafik Penumpang Meningkat

Kamis, 19 Agustus 2021 20:52 WIB
ilustrasi.
ilustrasi.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Angkasa Pura I (Persero) menyambut baik kebijakan Pemerintah menurunkan biaya RT-PCR yang melalui Surat Edaran Nomor: HK.02.02/I/2845/2021 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan Reserve Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

Di mana dinyatakan bahwa batas tarif tertinggi pemeriksaan RT-PCR di Pulau Jawa dan Bali sebesar Rp 495.000,- dan pemeriksaan RT-PCR di luar Pulau Jawa dan Bali sebesar Rp 525.000,-.

Berita Terkait : AP I Sulap Lahan Eks Bandara Selaparang Lombok Jadi Automotive Sports Parks

Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi mengatakan, selain dapat membantu meningkatkan jumlah test Covid-19, penularan Covid-19 juga diharapkan dapat lebih terkendali.

Menurutnya, turunnya biaya RT-PCR ini juga membuka harapan bahwa pandemi yang lebih terkendali akan meningkatkan kepercayaan diri masyarakat untuk melakukan perjalanan udara.

Berita Terkait : Menkes Dan Menkeu Senangkan Rakyat

"Sehingga trafik penerbangan dapat perlahan meningkat," kata Faik Fahmi.

Sesuai dengan kebijakan tersebut pula, biaya RT-PCR di bandara-bandara Angkasa Pura I yang memiliki layanan tes RT-PCR sudah diturunkan.

Baca Juga : Menteri Johnny : Kominfo Blokir Akses Layanan Pinjol Ilegal

Biaya RT-PCR di bandara-bandara Angkasa Pura I di Pulau Jawa dan Bali yaitu sebesar Rp 495.000,-.

Sedangkan biaya RT-PCR di bandara-bandara luar Pulau Jawa dan Bali sebesar Rp 525.000,-.
 Selanjutnya