Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Pendampingan
Usai berbuka puasa, Sinthya menilai, yang dibutuhkan pelaku usaha skala mikro dan menengah adalah pendampingan Go Digital. Agar produknya bisa bersaing di pasar global melalui e-commerce atau platform lain.
“Sebetulnya pendampingan penting. Kecuali mereka sudah mendapatkan order yang sangat besar dan mereka keterbatasan dana untuk permodalan,” jelasnya.
Baca juga : Gandeng Masjid, Bank DKI Dorong Transaksi Nontunai
LPEI juga sudah menyiapkan Digital Handholding Program (DHP) yaitu program jasa konsultasi di bidang digital.
Ini khusus untuk mendampingi, memfasilitasi, dan memberdayakan Pelaku UKM berorientasi ekspor agar mampu memasarkan, memperluas akses pasar, mempromosikan, serta meningkatkan daya saing produk unggulannya di market place global (global e-commerce).
Pendampingan pelaku usaha ini juga dikenalkan dengan penggunaan media sosial sebagai digital marketing, brand image, portfolio dan packaging.
Baca juga : Tindak 144 Fintech Bodong, OJK Tancap Gas
Materi pelatihan tersebut sebagai pengantar bagi mereka yang memiliki potensi untuk memanfaatkan global market place sebagai salah satu alternatif akses pemasaran global.
“Untuk hal pendampingan ini, kita bekerja sama tidak hanya biar LPEI di Kemenkeu tapi dengan Kementerian Perindustrian juga Bank Indonesia,” tutupnya.
Acara buka bersama diisi dengan tausiyah bertema taqwa dan disiplin. Di sela diskusi direksi bersama awak media melakukan salat Magrib berjemaah. Acara ditutup dengan pemberian saran dari awak media kepada LPEI. (JAR)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya