Dewan Pers

Dark/Light Mode

Targetkan Tol Cisumdawu Rampung Sebelum Lebaran 2022

Luhut: Biar Bisa Dilewati Arus Mudik

Kamis, 30 September 2021 15:30 WIB
Rektor IPDN Hadi Prabowo mendampingi Menko Marves Luhut B Panjaitan, saat meninjau Jalan Tol Cisumdawu di Interchange Cileunyi dan Sinarmulya, Kamis (30/9). (Foto: Ist)
Rektor IPDN Hadi Prabowo mendampingi Menko Marves Luhut B Panjaitan, saat meninjau Jalan Tol Cisumdawu di Interchange Cileunyi dan Sinarmulya, Kamis (30/9). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menko Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menargetkan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) sepanjang 60,3 kilometer, rampung sebelum Lebaran Tahun 2022.

"Sehingga menjelang Idul Fitri Tahun 2022 sudah bisa dilewati untuk arus mudik," ungkapnya saat meninjau Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Cisumdawu di Interchange Cileunyi dan Sinarmulya, Kamis (30/9).

Dalam peninjauan tersebut, Luhut didampingi Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Wamen BUMN II Kartika Wirjoatmodjo.

Berita Terkait : Taliban Ambil Alih Afghanistan, Ini Pelajaran Yang Bisa Dipetik Indonesia

Hadir pula Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Agus Subiyanto, Kapolda Jabar IrjenAhmad Dofiri, dan Rektor Institut Pembangunan Dalam Negeri (IPDN) Hadi Prabowo.

Rombongan Menko Marves, Menhub, Menteri PUPR dan Wamen BUMN II, mendarat di Helipad IPDN pada pukul 07.51 WIB. Dari situ, mereka menuju Cileunyi untuk meninjau Interchange Cileunyi.

Berikutnya, peninjauan dilakukan di ruas proyek jalan Tol Cisumdawu, di Sinarmulya ke titik tebing yang longsor sepanjang 800 meter.

Berita Terkait : Basuki Targetkan Tol Cinere-Jagorawi Seksi 3 Rampung 2022

Tol dengan ruas sepanjang 61,71 kilometer ini ditargetkan selesai konstruksi tahun 2021. Pembangunan fisik Tol Cisumdawu yang bersifat super prioritas ini, kata Luhut, wajib dibarengi dengan pembebasan lahan. Saat ini, masih ada 37 bidang yang belum bebas lahan dan memerlukan perhatian khusus.

Karena itu, Luhut mengingatkan, diperlukan percepatan progresif dalam penyelesaian Tol Cisumdawu. Terlebih, untuk seksi 1. Untuk progres pembangunan fisik saat ini sudah 89 persen dan untuk lahan 99,9 persen.

"Kami optimis untuk pekerjaan fisik seksi 1 dan seksi 2 dapat diselesaikan pada akhir tahun 2021," tutur Luhut. 
 Selanjutnya