Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
SugarCo Patok Swasembada 2024
BUMN Diharapkan Ubah RI Jadi Eksportir Gula
Minggu, 3 Oktober 2021 06:40 WIB
Sebelumnya
“Kami sadar betul, petani (tebu) berada di garda terdepan. Jadi, yang bisa mendorong swasembada, gula salah satunya adalah menjalin kemitraan dengan mereka,” tutur Mahmudi dalam Webinar Modernisasi Gula Negara Seri 1 dengan Topik ‘Permasalahan, Kelembagaan dan Kerjasama Petani Dengan Pabrik Gula’, Selasa (28/9).
Ia menjelaskan, sebanyak 60 persen pabrik gula di Indonesia merupakan milik PTPN. Di mana, total area perkebunan tebu PTPN hanya 150 ribu hektare (ha) dengan produktivitas tebu 67 ton per ha dan rendemen 7 persen. Dari situ, perseroan memperoleh produksi gula sekitar 4,67 ton per ha atau total sekitar 702 ribu ton. Sementara rata-rata SHU petani hanya Rp 3,7 juta per ha.
“Cita-cita kami, SHU petani harus naik menjadi Rp 21,2 juta per hektare di 2024 kalau kita bisa menjalin kerja sama strategis dengan petani,” akunya.
Baca juga : Muamalat Diharapkan Bisa Dongkrak Ekonomi Syariah
Namun, untuk merealisasikan itu, maka lahan perkebunan tebu harus mencapai 248 ribu ha dengan produktivitas 84 ton per ha dan rendemen 8,6 persen.
Sehingga, dari komposisi tersebut, produksi gula bisa ditingkatkan menjadi 7,22 ton per ha atau 1,8 juta ton secara total.
Tidak hanya itu, pihaknya juga harus melakukan upaya lain untuk meningkatkan hasil produksi. Seperti penataan komposisi penggunaan varietas unggul, optimalisasi masa tanam dengan kemudahan fasilitas dan pinjaman pendanaan. Serta, penggunaan aplikasi digital dalam mengatur pemupukan tepat waktu dan dosis.
Baca juga : Persebaya Vs Bhayangkara FC, Mental Bajol Ijo Jadi Sorotan
Termasuk, optimalisasi manajemen tebang angkut melalui mekanisasi panen tebu, peningkatan kualitas mutu tebangan, percepatan bongkar ratoon, hingga pembenahan manajemen pengairan.
“Dengan ini semua, Holding PTPN III akan bertransformasi dan diharapkan tahun 2024 sudah bisa melakukan kemandirian gula. Khususnya gula konsumsi,” harapnya.
Sebagai gambaran, kebutuhan gula nasional mencapai 6 ton per tahun. Terdiri dari 3 juta ton gula konsumsi dan 3 juta ton gula untuk industri makanan dan minuman. Saat ini, produksi nasional Indonesia baru sebesar 2 -2,2 juta ton gula tebu yang sepenuhnya diserap untuk kebutuhan konsumsi. [IMA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya