Dark/Light Mode

KTT ASEAN Ke-38

Jokowi: Ekonomi Digital Jadi Batu Lompatan Pemulihan Ekonomi Global

Selasa, 26 Oktober 2021 16:39 WIB
Presiden Jokowi saat berpidato dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-38 yang digelar secara virtual pada Selasa (26/10). (Foto: BPMI)
Presiden Jokowi saat berpidato dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-38 yang digelar secara virtual pada Selasa (26/10). (Foto: BPMI)

 Sebelumnya 
ASEAN Emergency Health Fund ditujukan untuk mendanai akses terhadap alat kesehatan, diagnostik, obat-obatan, dan vaksin di masa darurat.

ASEAN Regional Reserve of Medical Supplies perlu terus diperkuat.

“Di saat yang sama, kawasan ASEAN didorong menjadi hub pusat produksi alat kesehatan, diagnostik, obat-obatan dan vaksin kawasan. Untuk menjamin pasokan kebutuhan negara ASEAN, saat terjadi darurat kesehatan publik,” ungkapnya.

Baca juga : Mendag: Perkuat Kerja Sama Ekonomi Kawasan Bangkitkan Perdagangan Global

Keberhasilan dalam bidang kesehatan, lanjut Presiden, akan membuka pintu kesuksesan di bidang perekonomian.

ADB Outlook 2021 memperkirakan pertumbuhan ekonomi ASEAN di tahun 2022, sebesar 5 persen.

“Kita harus membuktikan  bahwa kita bisa mencapai lebih dari itu, dengan cara disiplin bekerja sama dan melakukan langkah bersama,” ujarnya.

Baca juga : Jokowi Ajak Daerah Manfaatkan Peluang Ekspor

Terkait banyaknya agenda bersama yang perlu dilakukan bersama, Presiden Jokowi menekankan pentingnya reaktivasi perjalanan. Termasuk pariwisata yang aman dari Covid-19, dan dipercaya oleh masyarakat global.

“Penerapan koridor perjalanan berdasar ASEAN Travel Corridor Arrangement Framework (ATCAF) perlu segera diimplementasikan dengan tertib,” ungkapnya.

Selain itu, adaptasi menuju ekonomi digital harus dipercepat di semua negara untuk menyiasati keterbatasan pergerakan manusia.

Baca juga : Terbaik Se-ASEAN, Indonesia Jadi Contoh Pemulihan Covid

Sebagai kawasan dengan pertumbuhan internet tercepat di dunia, ASEAN memiliki potensi ekonomi digital yang sangat besar.

“Selama pandemi, ekonomi digital tumbuh mencapai 100 miliar dolar AS di tahun 2020. Hal ini menjadi batu lompatan kemajuan ekonomi di kawasan kita dan menjadi kontribusi ASEAN untuk pemulihan ekonomi global,” tandasnya.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar turut mendampingi Jokowi dalam acara tersebut. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.