Dark/Light Mode

Isu Tapering Makin Kuat, Rupiah Kembali Loyo

Rabu, 3 November 2021 09:59 WIB
Aktivitas di money changer. (Foto: Khairizal Anwar/Rakyat Merdeka)
Aktivitas di money changer. (Foto: Khairizal Anwar/Rakyat Merdeka)

 Sebelumnya 
“Setelah tapering selesai, The Fed akan mengerek suku bunga acuan. Aksi ini akan mendorong penguatan dolar AS terhadap nilai tukar lainnya, terutama nilai tukar emerging market,” ujarnya di Jakarta, Rabu (3/11).

Baca juga : Dihantui Sentimen Negatif, Rupiah Menguat Tipis

Pasar juga menantikan seberapa agresif The Fed akan mengurangi stimulusnya. Apakah melebihi perkiraan selama ini yang sebesar 15 miliar dolar AS per bulan yang diharapkan selesai pada pertengahan 2022.

Baca juga : Ngarep Menang Di Liga 2, Persija Kembali Tancap Latihan

“Mata uang Garuda diproyeksi akan bergerak dalam rentang Rp 14.230 per dolar AS sampai Rp 14.300 per dolar AS,” pungkasnya. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.